Feature

Panduan Menghadapi Pengobatan Alternatif Dibahas dalam Kajian HPT PCA Gresik

50
×

Panduan Menghadapi Pengobatan Alternatif Dibahas dalam Kajian HPT PCA Gresik

Sebarkan artikel ini
Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gresik, Zulfiyah, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Kajian Himpunan Putusan Tarjih (HPT) di Masjid At-Taqwa Karangpoh, Gresik, Senin (9/3/2026). (Tagar.co/Mardiyana Zulifah)

Dalam Kajian HPT di Masjid At-Taqwa Karangpoh, Ustaz Anas Thohir menjelaskan panduan Islam menghadapi pengobatan alternatif dengan menyeimbangkan akal, ikhtiar, dan kekuatan batin.

Tagar.co – Masjid Taqwa Karangpoh, Gresik, menjadi saksi antusiasme jemaah dalam mengikuti Kajian Himpunan Putusan Tarjih (HPT), Senin (9/3/2026).

Kajian yang mengangkat tema “Panduan Menghadapi Pengobatan Alternatif” sesuai HPT Jilid halaman 31—itu diikuti oleh kepala, guru, dan karyawan amal usaha Aisyiyah PCA Gresik serta jajaran Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gresik.

Baca juga: Peringati Nuzululquran, Ikwam SD Al-Islam Salurkan Paket Sembako

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Wakil Ketua PDM Gresik Anas Thohir, S.Ag., M.Pd.I., yang mengajak peserta memahami persoalan pengobatan alternatif secara lebih bijak—tidak hanya dari sudut pandang rasional, tetapi juga dengan memperkuat dimensi spiritual.

Belajar dari Kesabaran Nabi

Dalam pemaparannya, Ustaz Anas, sapaannya, mengawali kajian dengan kisah ketika Nabi Muhammad Saw. pernah diuji sakit selama beberapa waktu akibat sihir. Kondisi itu menyebabkan rambut beliau rontok dan memutih. Menurutnya, kesembuhan Nabi datang melalui rukiah yang dibacakan oleh Malaikat Jibril.

Baca Juga:  Rumah Minim Kehangatan Picu Masalah Anak, SD Al Islam Gaungkan Parenting Berbasis Cinta

“Nabi Muhammad Saw. dirukiah oleh Malaikat Jibril dengan membacakan Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas pada waktu-waktu mustajab, khususnya saat Subuh,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya rukiah syar’iah yang berlandaskan Al-Qur’an dan sunah, di antaranya dengan membaca tiga surah terakhir Al-Qur’an (Al-Ikhlas, Al-Falak, dan An-Nas) yang kemudian ditutup dengan selawat sebagai bentuk ikhtiar spiritual.

Kisah Al-Fatihah yang Menyembuhkan

Ustaz Anas juga mengutip kisah yang diriwayatkan dalam hadis sahih tentang seorang sahabat Nabi yang melakukan perjalanan. Dalam perjalanan itu, ia bertemu sebuah kabilah yang pemimpinnya sedang sakit.

Sahabat tersebut kemudian membacakan Surah Al-Fatihah sebagai rukiah. Atas izin Allah, pemimpin kabilah itu sembuh. Sebagai tanda terima kasih, mereka memberikan hadiah berupa kambing.

Awalnya, sahabat itu ragu menerima hadiah tersebut. Namun, setelah kembali ke Madinah dan menanyakannya kepada Nabi Muhammad Saw., beliau membenarkan tindakan itu dan memperbolehkan menerima hadiah dari usaha mendoakan orang sakit.

Melalui kisah ini, Ustaz Anas menegaskan bahwa Al-Fatihah memiliki keutamaan besar.

Baca Juga:  Lawan Banjir dengan Prestasi: Ratusan Siswa Gresik Selatan Ikuti KMNR di SD Al-Islam Cerme

“Setiap huruf Al-Qur’an dijaga oleh malaikat. Surah Al-Fatihah memiliki fadhilah besar, apalagi jika dibaca setelah salat malam,” ujarnya.

Ustaz Anas Thohir, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan materi Kajian Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Jilid 3 tentang Panduan Menghadapi Pengobatan Alternatif di Masjid At-Taqwa Karangpoh, Gresik, Senin (9/3/2026). Kajian ini diikuti kepala, guru, dan karyawan Amal Usaha Aisyiyah PCA Gresik serta jajaran Pimpinan Cabang Aisyiyah Gresik. (Tagar.co/Mardiyana Zulifah)

Menyeimbangkan Akal dan Rohani

Ustaz Anas mengingatkan agar umat Islam tidak memandang persoalan kesembuhan hanya dari aspek rasional dan fisik semata.

“Jangan hanya memandang sesuatu dari unsur akliah (akal) dan jasmaniyah saja. Pandanglah secara menyeluruh, termasuk sisi ruhiyahnya. Agar perjalanan hidup ini tidak hanya mengandalkan kepandaian semata, tetapi juga keberkahan Allah,” tegasnya.

Ia juga menguatkan pesan tersebut dengan merujuk sejumlah ayat Al-Qur’an, di antaranya dalam Surah Al-An’am, Al-Baqarah, dan Al-Jinn, yang mengingatkan manusia agar tidak terjebak pada ketergantungan terhadap hal-hal yang keliru.

Kajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Anas. Ia mendoakan agar seluruh jemaah diberikan rezeki yang berkah, keluarga yang sakinah, serta usia yang bermanfaat.

Suara “aamiin” yang menggema dari seluruh sudut Masjid Taqwa Karangpoh menutup pertemuan rutin tersebut dengan suasana khusyuk dan penuh harapan. (#)

Jurnalis Mardiyana Zulifah | Penyunting Mohammad Nurfatoni

Baca Juga:  Pengajian Jelang Ramadan PCA Kebomas Dipadu Pelatihan Ecoenzym