Feature

Peringati Nuzululquran, Ikwam SD Al-Islam Salurkan Paket Sembako

40
×

Peringati Nuzululquran, Ikwam SD Al-Islam Salurkan Paket Sembako

Sebarkan artikel ini
Ikwam SD Al-Islam. Kegiatan sosial ini melibatkan wali murid dan siswa untuk menumbuhkan empati sekaligus membantu warga sekolah dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Pengurus Ikatan Wali Murid (Ikwam), guru, serta para penerima manfaat berfoto bersama usai kegiatan “Ikwam Berbagi” di aula SD Al Islam, Jumat (6/3/2026). (Tagar.co/Mardiyana Zulifah)

Kegiatan sosial ini melibatkan wali murid dan siswa untuk menumbuhkan empati sekaligus membantu warga sekolah dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Tagar.co – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di aula SD Al-Islam, Cerme, Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (6/3/2026) pukul 10.00.

Ketika bel pulang sekolah berbunyi dan sebagian besar siswa bergegas menuju gerbang, puluhan siswa bersama tamu undangan justru berkumpul dengan wajah penuh syukur. Mereka menghadiri kegiatan “Ikwam Berbagi” yang digelar dalam rangka memperingati momen Nuzululquran.

Baca juga: Seru dan Edukatif, Trial Class SD Al-Islam Cerme Bikin Anak-Anak Betah

Kegiatan ini diprakarsai oleh Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Al-Islam sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan 50 paket sembako kepada warga sekolah dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Wujud Kolaborasi dan Kepedulian

Ketua Ikwam SD Al Islam, Rizki Amelia—ibunda dari Ibadurrahman, siswa kelas VI—menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil persiapan selama kurang lebih dua minggu. Ia mengaku bersyukur karena semangat kebersamaan para wali murid tetap terjaga meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga:  Apel Hari Pertama 2026, SD Al-Islam Teguhkan Disiplin, Karakter, dan Prestasi

“Alhamdulillah, berkat guyub rukun ibu-ibu Ikwam, puasa tidak menjadi penghalang bagi kami untuk mempersiapkan detail acara ini. Dari kebersamaan itu, akhirnya terwujud 50 paket bingkisan berisi bahan pokok yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ikwam SD Al-Islam. Kegiatan sosial ini melibatkan wali murid dan siswa untuk menumbuhkan empati sekaligus membantu warga sekolah dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Salah satu siswa menerima paket sembako dalam kegiatan “Ikwam Berbagi” yang digelar Ikwam SD Al-Islam pada peringatan Nuzululquran, Jumat (6/3/2026). Sebanyak 50 paket bantuan disalurkan kepada siswa, petugas sekolah, marbot masjid, dan warga duafa di sekitar sekolah sebagai wujud kepedulian sosial di bulan Ramadan. (Tagar.co/Mardiyana Zulifah)

Menjangkau Warga Sekolah dan Lingkungan Sekitar

Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada berbagai pihak yang membutuhkan. Penerima bantuan tersebut meliputi:

  • 22 siswa internal yang membutuhkan

  • 4 petugas keamanan (satpam) sekolah

  • Petugas kebersihan sekolah

  • 2 marbot masjid (Masjid Sabilillah dan Masjid Sabilah Mutaqin)

  • 10 warga duafa di lingkungan sekitar sekolah

  • Sejumlah warga kurang mampu di lingkungan tempat tinggal pengurus Ikwam

Melalui pembagian ini, panitia berharap bantuan dapat menjangkau berbagai unsur yang selama ini turut menjadi bagian dari kehidupan sekolah.

Menumbuhkan Empati Sejak Dini

Kepala SD Al-Islam, Cicik Indrawati, mengapresiasi inisiatif para wali murid tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

“Kegiatan ini bertujuan melatih empati siswa terhadap sesama warga sekolah yang membutuhkan. Kami berharap kolaborasi antara Ikwam dan sekolah dapat terus terjaga demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Cerme Satukan Langkah Layani Anak Disabilitas

Berharap Menjadi Jalan Rezeki

Menutup kegiatan, Mama Amel menyampaikan harapan agar program berbagi ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen Ikwam untuk terus hadir sebagai tangan yang membantu mereka yang membutuhkan.

“Semoga di lain waktu dan kesempatan, kami bisa terus menjadi salah satu pintu rezeki yang memperhatikan warga sekitar yang membutuhkan,” pungkasnya.

Penulis Mardiyana Zulifah | Penyunting Mohammad Nurfatoni