
Di tengah sejuknya lereng Dlundung, 64 mahasiswa baru Unesa resmi dikukuhkan sebagai anggota baru Tapak Suci melalui Latihan Alam penuh makna.
Tagar.co — Kabut pagi menyelimuti Bumi Perkemahan Air Terjun Dlundung, Mojokerto. Saat itu, puluhan mahasiswa berbaju merah khas Tapak Suci menapaki jalur berbatu dengan langkah tegap. Di balik lelah dan dinginnya udara pegunungan, tersimpan semangat juang dan kebersamaan yang menyala.
Inilah momen bersejarah bagi 64 mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Mereka resmi menjadi anggota baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Selama dua hari, 11–12 Oktober 2025, para peserta mengikuti Latihan Alam dan Pengesahan Anggota Baru. Tak sekadar uji fisik, kegiatan ini juga menjadi ajang pembentukan karakter, spiritualitas, dan solidaritas, tiga pilar utama yang menjadi napas perguruan bela diri ini.
“Latihan alam bukan hanya tentang fisik dan ketahanan, tetapi juga pembentukan jiwa. Di sinilah kita belajar arti kebersamaan, kedisiplinan, dan pengabdian tanpa batas,” ujar Dika Agus Irawan, Ketua Umum UKM Tapak Suci Unesa, di sela kegiatan.
Di bawah rindang pepohonan para peserta menjalani berbagai rangkaian kegiatan. Pendakian, pembekalan mental, spiritual, latihan bela diri, hingga kegiatan refleksi malam hari menjadi bagian dari proses pengesahan. Setiap momen terancang untuk menanamkan nilai-nilai ketangguhan, keberanian, dan rasa tanggung jawab sebagai kader Tapak Suci.
Rumah Tumbuh Para Kader
Bagi UKM Tapak Suci Unesa, kegiatan seperti ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan madrasah kehidupan yang membentuk pribadi tangguh dan berakhlak. “Kami ingin Tapak Suci Unesa menjadi rumah bagi mahasiswa yang ingin tumbuh dan menemukan jati diri. Di sini mereka belajar tidak hanya bela diri, tapi juga nilai kepemimpinan, keikhlasan, dan kebersamaan,” tambah Dika.
UKM Tapak Suci Unesa selama ini terkenal aktif tidak hanya di tingkat kampus, tetapi juga di berbagai kompetisi nasional dan internasional. Prestasi demi prestasi yang diraih menjadi bukti nyata bahwa semangat ‘Berkhidmat tanpa Batas’ bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang terus terjaga oleh setiap kadernya.
Lebih dari sekadar organisasi bela diri, Tapak Suci menjadi wadah pembinaan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Dengan semangat yang terus terjaga hingga lintas generasi, UKM Tapak Suci Unesa bertekad melahirkan kader-kader unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa.
“Seluruh anggota wajib menjaga semangat juang dan terus mengembangkan potensi agar UKM Tapak Suci Unesa semakin progresif, unggul, dan populer di Universitas Negeri Surabaya,” Ujar Dika. (#)
Jurnalis Dika Agus Irawan Penyunting Sayyidah Nuriyah/MS












