Feature

Asah Kerja Sama, Mias Bungah Outbound di Sekapuk Smartland

24
×

Asah Kerja Sama, Mias Bungah Outbound di Sekapuk Smartland

Sebarkan artikel ini
Murid baru MI Assa’adah Bungah seru-seruan di Sekapuk Smartland! Outbound penuh keceriaan ini asah kerja sama, keberanian, dan kemandirian, bentuk karakter tangguh sejak dini.
Murid kelas I Mias Bungah senam bersama sebelum outbound. (Tagar.co/Roudhotul Jannah)

Murid baru MI Assa’adah Bungah seru-seruan di Sekapuk Smartland! Outbound penuh keceriaan ini asah kerja sama, keberanian, dan kemandirian, bentuk karakter tangguh sejak dini.

Tagar.co — Keceriaan menyelimuti field trip murid baru MI Assa’adah (Mias) Bungah. Sebanyak 29 anak mengikuti program penyambutan dan penguatan karakter peserta didik di kawasan edukatif dan wisata alam Sekapuk Smartland, Kamis, 17 Juli 2025. Mereka mengenakan seragam olahraga baru—kaos merah dan celana biru—lengkap dengan topi favorit.

Para murid kelas I berangkat ke lokasi outbound bersama 13 guru pendamping. Tak ada orang tua yang mendampingi, menandakan kesiapan para murid untuk beraktivitas secara mandiri.

“Kegiatan ini seru banget! Saya jadi lebih kenal teman-teman baru dan belajar kerja sama dalam kelompok,” ujar Albert Natanel Dos Santos, salah satu murid baru Mias Bungah, dengan wajah penuh semangat.

Murid baru MI Assa’adah Bungah seru-seruan di Sekapuk Smartland! Outbound penuh keceriaan ini asah kerja sama, keberanian, dan kemandirian, bentuk karakter tangguh sejak dini.
Murid kelas I, guru dan trainer Sekapuk Smartland foto bersama setelah outbound. (Tagar.co/Roudhotul Jannah)

Jelajah Ilmu dan Permainan Edukatif

Setibanya di Sekapuk Smartland, teriakan bahagia murid-murid tak terbendung. Mereka langsung berlarian menuju area outbound. Meski cuaca panas, semangat mereka tak luntur.

Baca Juga:  Semangat Murid Berkebutuhan Khusus Warnai Studi Wisata SD Mugres di Yogyakarta

Kegiatan bermula dengan senam pagi yang dipimpin Kak Muti’ dengan iringan lagu “Ampar-Ampar Pisang”. Kemudian, berlanjut jelajah Sekapuk Smartland yang juga bersama pemandu Kak Muti’.

Serangkaian kegiatan outbound pun terwujud. Anak-anak mengikuti beberapa aktivitas seperti bola bernyanyi, permainan konsentrasi, dan permainan ketangkasan yang melatih kerja sama, keberanian, maupun kepemimpinan. Murid Mias tampak gembira mengikuti setiap tantangan.

Selanjutnya, mereka mengunjungi museum bekas tambang. Beberapa murid sempat sedikit takut karena tempatnya gelap. Tetapi mereka akhirnya memahami bagaimana pekerja tambang beraktivitas. Kegiatan field trip berakhir dengan berenang.

Selain menumbuhkan semangat kebersamaan, outbound ini menjadi sarana pembelajaran menyenangkan. “Murid-murid belajar mencintai alam, mengasah keterampilan sosial, dan meningkatkan kepercayaan diri,” ujar Nurul Khaniyah, Kepala Mias Bungah.

Ia berharap, kegiatan semacam ini menjadi langkah awal yang baik dalam membentuk karakter murid yang mandiri, tangguh, dan mampu beradaptasi dalam lingkungan baru. (#)

Jurnalis Roudhotul Jannah Penyunting Sayyidah Nuriyah