FeatureUtama

Olympicad Ke-8 Siap Digelar di Makassar, Panitia Siapkan Strategi Sukses

37
×

Olympicad Ke-8 Siap Digelar di Makassar, Panitia Siapkan Strategi Sukses

Sebarkan artikel ini
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi sedang menyampaikan sambutan (Tagar.co/Istimewa)

Rapat koordinasi panitia OlympicAD ke-8 digelar di Makassar, menandai dimulainya persiapan serius ajang kompetisi nasional Muhammadiyah yang akan mempertemukan pelajar dari seluruh penjuru negeri. Targetnya: sukses, semangat, dan membanggakan.

Tagar.co — Persiapan Olimpiade Ahmad Dahlan (Olympicad) Ke-8 Tahun 2026 mulai tancap gas. Pada Jumat, 13 Juni 2025, panitia pengarah dan pelaksana menggelar rapat koordinasi di Makassar, Sulawesi Selatan, yang menjadi tuan rumah ajang empat tahunan ini.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Ph.D., bersama jajaran panitia pusat dan lokal.

Baca juga: Muhammadiyah Gencarkan Sekolah Adiwiyata Berkemajuan

Dalam suasana yang hangat namun penuh semangat, rapat membahas berbagai strategi dan teknis penyelenggaraan kegiatan. Dari pengelolaan lomba hingga kesiapan logistik, semua dipetakan secara terstruktur. OlympicAD direncanakan melibatkan ribuan peserta dari sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Indonesia.

“Kami menargetkan Olympicad ke-8 di Makassar akan menjadi ajang yang sukses dan penuh semangat,” tegas Dr. Baharudin, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Panitia Pengarah OlympicAD 2026. “Untuk itu, kami sangat berharap dukungan penuh dari seluruh sekolah dan madrasah Muhammadiyah di berbagai daerah agar kegiatan ini dapat berjalan maksimal.”

Baca Juga:  Ketua PWM Sulsel dan Rektor Unismuh Serukan Kebersamaan dan Sportivitas Nasional di Olympicad

Sebagai tuan rumah, Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan penuh. Prof. Dr. Erwin Akib, M.Pd., yang menjadi koordinator wilayah penyelenggara, menyampaikan komitmennya. “Kami siap menyukseskan acara ini sebaik mungkin dan mengemban amanah yang diberikan PP Muhammadiyah,” ujarnya optimistis.

Dari sisi pusat, Didik Suhardi menekankan pentingnya perencanaan yang matang. “OlympicAD ke-8 harus dipersiapkan dengan serius. Dibutuhkan rencana kerja yang profesional dan sinergi antarpanitia agar pelaksanaannya berjalan lancar dan membanggakan,” ungkapnya.

Ia juga berharap surat keputusan (SK) panitia Olympicad dapat menjadi pijakan formal dalam menjalankan tugas. “Dengan adanya SK panitia, diharapkan seluruh tim pengarah maupun pelaksana dapat bekerja secara terpadu, penuh semangat, dan bergerak bersama mempersiapkan seluruh aspek kegiatan,” tambah Didik.

Olympicad merupakan ajang kompetisi akademik dan nonakademik yang diadakan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah setiap empat tahun. Selain menjadi ruang aktualisasi potensi siswa dan guru, ajang ini juga menjadi wadah silaturahmi nasional antarlembaga pendidikan Muhammadiyah.

Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme yang terus dibangun, Olympicad ke-8 di Makassar diharapkan bukan hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga selebrasi prestasi dan kebersamaan. (#)

Baca Juga:  Kisah Nek Tuni dan Pelajaran Empati dari Mahasiswa PGSD Uhamka

Jurnalis Hendra Apriyadi Penyunting Mohammad Nurfatoni