
Teknologi AI jadi kejutan manis di acara pisah pasrah SD Almadany. Lewat aplikasi face swap, wajah para siswa ditampilkan mengenakan seragam profesi impian mereka—dari dokter, pramugari, hingga pilot. Seolah mimpi mereka jadi nyata.
Tagar.co — Di pelataran gedung lama yang menjadi saksi tumbuh-kembang para siswa, SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Gresik, Jawa Timur, menggelar acara pisah pasrah kelas VI dengan penuh kesan. Nuansa kehangatan dan haru berpadu dengan kejutan teknologi yang menyentuh hati.
Sebuah layar datar dipasang di hadapan tamu, menayangkan deretan foto siswa kelas VI. Namun bukan sekadar potret biasa—foto-foto itu telah direkayasa secara kreatif menggunakan aplikasi AI Swap Face Free, menampilkan wajah anak-anak seolah-olah sedang menjalani profesi impian mereka: dari dokter, pilot, polisi, chef, hingga pramugari.
Baca juga: Air Mata Kepala Sekolah Iringi Perpisahan Siswa SD Almadany
Salah satu inovasi yang sedang populer adalah penggunaan aplikasi face swap. Aplikasi ini bisa digunakan untuk mengedit foto anak-anak agar terlihat seperti sedang menjalani profesi impian mereka.
Tampilan tersebut langsung menuai respons positif. Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kedanyang, H. Muntholip, menyampaikan, “Semoga apa yang dicita-citakan anak-anak yang tadi digambarkan di slide diijabah Allah, dan nantinya kami mendengar ada yang menjadi seperti itu kelak.”
Sandora, Bendahara Pimpinan Ranting Aisyiyah Kedanyang, pun terkesan. “Hal ini tentunya dapat meningkatkan motivasi belajar anak. Mereka akan merasa lebih percaya diri dan bersemangat karena melihat gambaran diri mereka yang selangkah lebih dekat dengan mimpi mereka. Luar biasa SD Almadany!”
Dari kalangan orang tua, tanggapan tak kalah hangat. Tutut Dwi Febrianti, ibu dari Adiba Ayra, memuji tampilan visual yang ditampilkan, “Masyaallah, gedene (nanti dewasanya) ganteng-ganteng dan cantik-cantik semua anak-anak.”
Doa pun mengalir dari Annisa Suci Wijayanti, ibu dari Aqila Kaysa Cahaya Sabrina, “Masyaallah, semoga tercapai semua cita-cita anak-anak… amin… amin ya Rabbalalamin.”
Sementara itu, Indah Tri Wulan Ningsih, Ketua Paguyuban Kelas VI Cocos Nucifera dan ibu dari Amanda Putri Rahmadya Anggraini, menyampaikan harapan penuh makna, “Semoga kita semua—orang tua dan guru—diberi umur panjang agar bisa mendampingi dan menyaksikan anak-anak kita menuju kesuksesan… amin.”
Salah satu siswa, Saiza Nur Mauliyah Yanti dari kelas Tectona Grandis yang bercita-cita menjadi pramugari Garuda Indonesia, menyatakan rasa senangnya, “Alhamdulillah fotoku cantik jadi pramugari dan cocok ya,” ujarnya penuh semangat.
Dalam balutan teknologi dan cinta, SD Almadany tak hanya melepas siswa, tapi juga menghidupkan impian mereka sedari dini. (#)
Jurnalis Mahfudz Efendi Penyunting Mohammad Nurfatoni












