Feature

Tasyrik Hari Kedua, Kurban Jadi Sarana Edukasi dan Kepedulian di Smamsatu

28
×

Tasyrik Hari Kedua, Kurban Jadi Sarana Edukasi dan Kepedulian di Smamsatu

Sebarkan artikel ini
Seorang siswa melakukan proses pengulitan kambing kurban (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

Ahad, 8 Juni 2025 bertepatan dengan Tasyrik hari kedua, Smamsatu Gresik menggelar penyembelihan kurban. Melibatkan guru dan IPM, kegiatan ini menjadi wahana pendidikan karakter lewat praktik gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Tagar.co — Suasana cerah dan hangat menyambut pagi Ahad, 8 Juni 2025, bertepatan dengan 12 Zulhijah 1446 atau hari kedua Tasyrik , di halaman SMA Muhammadiyah 1 Gresik (Smamsatu). Sejak pukul 07.00 WIB, kegiatan penyembelihan hewan kurban dimulai dengan penuh semangat dan kekompakan.

Tiga ekor sapi dan dua ekor kambing menjadi wujud nyata solidaritas warga sekolah melalui skema patungan dan urunan dari guru serta siswa.

Baca juga: Kepala Smamsatu Gresik: Literasi Bukan Sekadar Menulis Status di Medsos

Tak hanya para guru, kegiatan ini juga melibatkan para pelajar yang tergabung dalam Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Smamsatu. Dengan mengenakan kaos bertuliskan Aremu—nama suporter Smamsatu—mereka aktif mulai dari membantu proses penyembelihan, pengulitan, pengemasan, hingga nanti siang pada pendistribusian daging.

Seorang siswa melakukan proses pengulitan kambing kurban (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

Kebersamaan tampak jelas sejak proses penanganan hewan kurban yang ditangani dengan cermat oleh panitia. Sapi-sapi dijatuhkan dengan metode aman dan syar’i, lalu dikuliti dan dipotong oleh tenaga yang sudah berpengalaman.

Baca Juga:  Tutup Safari Ramadan, IPM MBS Madinatul Ilmi Ajak Siswi Spensagres Berubah Lebih Baik

Setelah proses penyembelihan, siswa dan siswi tampak antusias membantu pemotongan. Mereka belajar langsung cara memisahkan bagian daging dan tulang. Di sisi lain, sejumlah siswi duduk rapi di atas alas putih, memotong daging sesuai ukuran, dengan tangan-tangan terampil.

Seoran siswa sedang memotong daging kurban (Tagar.co/Zada Kanza Makhfiya Mohammad)

Setelah itu mereka akan menimbang dengan timbangan digital dan mengemas dalam kantong-kantong distribusi. Rencananya daging-daging ini akan dibagikan pada warga yang berhak siang ini. Sebagian akan dimasak untuk makan siang panitia.

Kegiatan ini tak sekadar ibadah kurban, tapi juga menjadi sarana edukasi dan penguatan nilai-nilai sosial dan spiritual di kalangan pelajar.

“Selain untuk membantu para kaum fakir miskin kegiatan juga untuk menanamkan semangat empati, kerja sama, dan ketakwaan kita kepada Allah Swt., Achmad Wildan Delta, ketua panitia pelaksana. (#)

Jurnalis Zada Kanza Makhfiya Mohammad Penyunting Mohammad Nurfatoni