Mahasiswa profesi Ners Umla berkolaborasi dengan PRS PMKS Sidoarjo menggelar terapi aktivitas kelompok berbasis kreativitas, membantu penerima manfaat mengekspresikan perasaan dan membangun kepercayaan diri melalui karya seni.
Tagar.co – Suasana penuh warna tampak di Ruang Terapi Aktivitas Balai PRS PMKS Sidoarjo pagi itu. Mahasiswa profesi Ners dari Stase Departemen Keperawatan Jiwa Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) berkolaborasi dengan Balai PRS PMKS Sidoarjo menggelar kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) bertajuk “Mengekspresikan Perasaan Melalui Kreativitas.”
Sejak pukul 08.30 WIB 30 April 2024, para penerima manfaat (PM) antusias mengikuti Hasta Karya Competition, kompetisi kreatif yang meliputi aktivitas melukis, teknik eco print, serta membuat kerajinan dari sedotan dan stik es krim. Tidak sekadar bersenang-senang, kegiatan ini dirancang untuk melatih ekspresi diri, meningkatkan konsentrasi, memperkuat harga diri, serta mengasah keterampilan motorik halus, kerja sama tim, dan interaksi sosial.
“Kami melihat bahwa penerima manfaat memiliki potensi besar untuk berkreasi, tetapi belum semua punya ruang untuk mengekspresikannya. Dari situ muncul ide mengadakan Hasta Karya Competition sebagai bentuk terapi yang menyenangkan dan bermakna,” ujar Miftaqul Bilka Subiantoro, salah satu mahasiswa penggagas kegiatan.
Kegiatan dimulai dengan doa dan pengarahan singkat, sebelum peserta memilih jenis karya yang mereka minati. Dengan bimbingan minimal, para peserta bebas menuangkan ide dan perasaannya melalui media kreatif yang tersedia. Suasana hangat dan penuh tawa mengiringi proses berkarya mereka.
Momen refleksi menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Sejumlah peserta secara sukarela maju untuk menceritakan makna di balik hasil karya masing-masing. Ini menjadi ruang latihan yang efektif untuk mengasah kemampuan komunikasi dan membangun kepercayaan diri.
Kegiatan diakhiri dengan apresiasi untuk seluruh karya, sesi refleksi bersama, dan doa penutup. Evaluasi menunjukkan hasil positif: mayoritas peserta menunjukkan antusiasme tinggi, bahkan beberapa yang semula enggan akhirnya ikut terlibat berkat dukungan dari tim.
Kolaborasi antara mahasiswa UMLA dan PRS PMKS Sidoarjo ini menjadi contoh nyata sinergi pendidikan dan layanan sosial dalam membangun pemulihan jiwa berbasis komunitas dan kreativitas. (#)
Jurnalis Miftaqul Bilka Subiantoro Penyunting Mohammad Nurfatoni














