Feature

Membangun Sinergi: UM Bandung Gelar Silaturahmi dan Survei Pemetaan Muhammadiyah Bandung Raya

21
×

Membangun Sinergi: UM Bandung Gelar Silaturahmi dan Survei Pemetaan Muhammadiyah Bandung Raya

Sebarkan artikel ini
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Ahmad Dahlan saat menyampaikan sambutan (Tagar.co/Feri Anugrah)

Universitas Muhammadiyah Bandung menggelar silaturahmi dan survei pemetaan 69 cabang serta 301 ranting Muhammadiyah di Bandung Raya. Acara ini menjadi momentum strategis memperkuat sinergi dan pengembangan perserikatan.

Tagar.co – Untuk mempererat hubungan dan menyusun strategi pengembangan organisasi, Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar acara silaturahmi sekaligus survei pemetaan terhadap 69 cabang dan 301 ranting Muhammadiyah se-Bandung Raya.

Acara yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Minggu (09/03/2025) ini dihadiri oleh 357 peserta dari berbagai perwakilan cabang dan ranting Muhammadiyah.

Baca juga: Krisis Literasi! BEM UM Bandung Gaungkan Kampanye Darurat Epistemik

Rektor UM Bandung, Herry Suhardiyanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya acara ini sebagai momentum untuk memperkuat hubungan antar kader Muhammadiyah serta menyusun strategi pengembangan organisasi.

“Selamat datang di Universitas Muhammadiyah Bandung. Ini adalah momen penting untuk membangun semangat kebersamaan dan memperkokoh konsolidasi,” ujar Herry.

Selain itu, ia juga mengajak kader dan warga Muhammadiyah untuk terus bersinergi dalam menjalankan program persyarikatan, terutama dalam bidang pendidikan. Herry menekankan perlunya kesinambungan pendidikan dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, serta pengembangan cabang dan ranting melalui berbagai strategi, termasuk pemberdayaan ekonomi.

“Penguatan ekonomi menjadi salah satu fokus utama. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mendirikan minimarket yang nantinya dapat berkembang hingga ke tingkat desa,” tambahnya.

Komitmen Pengembangan Muhammadiyah di Jawa Barat

Lebih dari sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan program strategis Muhammadiyah. UM Bandung berkomitmen untuk berperan aktif sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Jawa Barat yang turut berkontribusi dalam pengembangan persyarikatan.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Ahmad Dahlan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif UM Bandung dalam menyelenggarakan acara ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian universitas terhadap perkembangan Muhammadiyah di Bandung Raya.

“Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang memiliki peran besar dalam dakwah dan tajdid. Selama ini, Muhammadiyah telah memberikan banyak kontribusi bagi umat dan bangsa, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial,” ungkap Dahlan.

Ia menambahkan bahwa amal usaha Muhammadiyah (AUM) harus terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman. Namun, ia juga mengakui bahwa di lapangan, sering kali perkembangan AUM tidak selalu berjalan seiring dengan kemajuan persyarikatan. Oleh karena itu, survei pemetaan yang dilakukan UM Bandung ini dinilai sangat penting dalam menghasilkan data yang akurat tentang kondisi cabang dan ranting Muhammadiyah di Bandung Raya.

“Salah satu keluaran penting dari survei ini adalah dokumentasi berbentuk buku yang dapat menjadi rujukan bagi pengembangan Muhammadiyah di masa depan,” kata Dahlan.

Peserta silaturahmi dan survei pemetaan (Tagar.co/Feri Anugrah)

Langkah Nyata dalam Pemetaan Organisasi

Ketua Pelaksana Kegiatan, Qori Atur Rodiah Suhada, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata UM Bandung dalam mendukung perkembangan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PWM Jawa Barat.

“Salah satu target utama dalam kegiatan ini adalah mengumpulkan data pemetaan 69 cabang dan 301 ranting Muhammadiyah di Bandung Raya. Data ini akan menjadi pijakan dalam merancang strategi pengembangan organisasi ke depan,” jelas Qori.

Selain dihadiri oleh Rektor UM Bandung dan Ketua PWM Jawa Barat, acara ini juga diikuti oleh jajaran pimpinan UM Bandung, termasuk Wakil Rektor, Dekan, Kepala Program Studi, serta unsur struktural kampus lainnya. Turut hadir pula Ketua PDM Kota Bandung, PDM Kabupaten Bandung, PDM Kota Cimahi, PDM Kabupaten Bandung Barat, dan PDM Sumedang.

Harapan dan Masa Depan Muhammadiyah Bandung Raya

Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi Muhammadiyah Bandung Raya dalam menata kembali peran cabang dan rantingnya. Dengan data yang akurat dan perencanaan yang matang, diharapkan Muhammadiyah dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Silaturahmi dan survei pemetaan ini bukan hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun Muhammadiyah yang lebih kuat dan berdaya saing di masa depan. Dengan sinergi dan kebersamaan, Muhammadiyah Bandung Raya siap menghadapi tantangan zaman dan terus bergerak maju dalam menjalankan dakwah dan tajdid bagi umat dan bangsa. (#)

Jurnalis Feri Anugrah Penyuntung Mohammad Nurfatoni