Utama

Pesantren, Pilar Pendidikan Karakter: Mendikdasmen Apresiasi Perannya

29
×

Pesantren, Pilar Pendidikan Karakter: Mendikdasmen Apresiasi Perannya

Sebarkan artikel ini
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengunjungi Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon. Ia mengapresiasi peran pesantren dalam membentuk generasi beriman, bertakwa, serta berintelektual tinggi.
Mendikdasm Abdul Mu’ti di Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon, Jawa Barat Sabtu (22/2/25)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengunjungi Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon. Ia mengapresiasi peran pesantren dalam membentuk generasi beriman, bertakwa, serta berintelektual tinggi.

Tagar.co – Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon, Jawa Barat, menjadi saksi kehangatan silaturahmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dengan para santri dan pengasuhnya. Dalam acara Haflah dan Tasyakur yang diselenggarakan di pesantren tersebut, Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasinya terhadap peran pesantren dalam membentuk generasi yang beriman dan berintelektual.

Momen istimewa itu menjadi kesempatan bagi Mendikdasmen untuk melihat langsung tradisi keilmuan di pesantren yang disebutnya sebagai inspirasi dalam merumuskan kebijakan pendidikan nasional.

Baca juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Inovasi dalam Pembelajaran Tak Harus Besar dan Revolusioner

“Sangat terhormat dan bahagia dapat bersilaturahmi di tempat ini sebagai salah satu pesantren yang memiliki sumbangan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan umat,” ujarnya di hadapan ribuan santri dan pengasuh, Sabtu (22/2/25).

Kunjungan tersebut merupakan kali pertama bagi Menteri Mu’ti ke Pondok Pesantren Khas Kempek. Ia menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam dunia pendidikan sebagai landasan bagi kemajuan umat.

Baca Juga:  Mendikdasmen Menyalakan Optimisme dari Masjid Agung Ruhama Takengon

“Dalam konteks membangun umat, penting untuk kita dapat menerapkan kekayaan Islam menjadi sebuah gerakan landasan yang memajukan umat. Lebih dari itu, pesantren telah mengajarkan tradisi untuk menghormati guru, ilmu, dan mencintai sesama santri, hal tersebut adalah bentuk penguatan karakter yang hebat,” ungkapnya, dikutip dari siaran pers Kemendikdasmen yang diterima Tagar.co Ahad (23/2/25) sore.

Mendikdasm Abdul Mu’ti bersama Pimpinan Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon, Jawa Barat Sabtu (22/2/25)

Sebagai bagian dari upaya penguatan karakter anak bangsa, Mendikdasmen juga memperkenalkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini, menurutnya, terinspirasi dari nilai-nilai yang telah lama diterapkan di lingkungan pesantren. Dengan adanya program tersebut, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.

Pesantren, menurut Menteri Mu’ti, memiliki banyak praktik baik dalam pendidikan yang juga diadopsi oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, perannya sangat menentukan dalam mencapai tujuan nasional di era saat ini maupun di masa depan. “Bangsa ini akan maju jika kita mampu mengintegrasikan keimanan dan keilmuan. Sehingga, pelaksanaan pendidikan ini diharapkan melahirkan generasi Indonesia yang berotak Amerika berhati Mekah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Menimbang Hidup dengan Al-Asr, Pesan Subuh Abdul Mu’ti di Lhokseumawe

Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan pesantren, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah turut menyerahkan Bantuan Pemerintah berupa dana tunai dan alat penunjang pembelajaran. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat peran pesantren dalam mendidik generasi bangsa menuju masa depan yang lebih cerah. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni