Feature

Menko PMK Jamin Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Penanggulangan Bencana

50
×

Menko PMK Jamin Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini
Menko PMK Pratikno tegaskan, efisiensi anggaran pemerintah tidak akan mengorbankan perlindungan masyarakat dari bencana.
Menko PMK Pratikno memberi keterangan pers di Yogyakarta, Selasa (4//2/25)

Menko PMK Pratikno tegaskan, efisiensi anggaran pemerintah tidak akan mengorbankan perlindungan masyarakat dari bencana.

Tagar.co – Pemerintah memastikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini tengah dilakukan tidak akan mengganggu upaya pencegahan dan penanggulangan bencana. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dengan tetap mengalokasikan anggaran untuk respons cepat bencana.

“Kita memang diarahkan oleh Bapak Presiden untuk melakukan efisiensi anggaran, dan itu bagus. Namun, fungsi-fungsi pemerintahan tetap berjalan seperti biasa, tidak ada yang terganggu. Justru dengan efisiensi ini, alokasi anggaran bisa lebih fokus untuk pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Menko PMK saat melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta, Selasa (4/2/2025).

Baca juga: Senin Menyenangkan di Kantor Kemenko PMK

Menko PMK mencontohkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memiliki Dana Siap Pakai yang dapat digunakan kapan saja untuk merespons situasi darurat bencana. Selain itu, langkah-langkah mitigasi seperti perbaikan infrastruktur, edukasi masyarakat, dan peningkatan kesiapsiagaan pemerintah daerah juga tetap menjadi prioritas.

“Kami tetap mengantisipasi potensi-potensi bencana. Pemerintah melalui BNPB dan Kemenko PMK terus mengoordinasikan upaya tanggap darurat, termasuk di Kalimantan Barat baru-baru ini,” tambahnya, dikutip dari siaran pers yang diterima Tagar.co, Selasa (4/2/25) sore.

Dalam jangka menengah, Kemenko PMK juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk membangun infrastruktur yang tangguh. “Dalam jangka menengah, kami terus berkoordinasi terutama dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Infrastruktur harus terus diperbaiki, sungai-sungai dinormalisasi, waduk juga dinormalisasi untuk mengurangi bencana,” jelas Menko PMK.

Dengan demikian, pemerintah memastikan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan tidak akan mengurangi kemampuan negara dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni