
Para jemaah haji Palestina memuji Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci yang disiapkan Arab Saudi. Mereka menyebut layanan istimewa ini sebagai wujud kepedulian Raja Salman agar umat Islam berhaji dengan nyaman, aman, dan penuh kemuliaan.
Tagar.co — Rasa syukur mendalam disampaikan para jemaah Palestina yang berhaji tahun ini melalui Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci, sebuah inisiatif yang dikelola Kementerian Urusan Islam Arab Saudi.
Mereka menyebut program ini sebagai bukti nyata kepedulian Raja Salman kepada umat Islam di seluruh dunia, sekaligus bentuk komitmennya untuk memastikan para jemaah dapat berhaji dengan tenang, layak, dan penuh kemudahan.
Ayman Saleh, salah satu jemaah Palestina, seperti dilaporkan Arab News, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya karena terpilih menjadi peserta haji tahun ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Kerajaan Arab Saudi atas layanan yang luar biasa dan sambutan hangat yang diberikan khususnya kepada jemaah asal Palestina.
Baca juga: Dari Pel Mop ke Tanah Suci: Kisah Cecep, Pembersih Masjid yang Diundang Haji oleh Kerajaan Saudi
Senada dengannya, Hussein Kamal memuji fasilitas yang disediakan pemerintah Saudi. Menurutnya, semua ini mencerminkan dedikasi tulus Kerajaan Saudi dalam memastikan jemaah Palestina bisa menunaikan rukun Islam kelima dengan nyaman. Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam atas kemurahan hati dan perhatian pimpinan Saudi terhadap jemaah mereka.

Tahun ini, ratusan kerabat dari tahanan politik dan syuhada Palestina ikut diberangkatkan berhaji melalui program ini. Pada Senin (2/6/25), Kementerian Urusan Islam Arab Saudi secara resmi menyambut kedatangan 500 jemaah asal Gaza, yang menambah total jemaah Palestina dalam program ini menjadi 1.000 orang.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 1996, Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci telah menjadi tuan rumah bagi ribuan jemaah haji dan umrah dari berbagai negara. Tahun ini saja, tercatat 2.443 jemaah dari 100 negara berbeda mendapatkan kesempatan berhaji melalui program ini. (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












