Feature

Umla Masuk Top 20 Nasional PTMA dan Terbaik Se-Jawa Timur Barat dalam Pendanaan PKM 2025

47
×

Umla Masuk Top 20 Nasional PTMA dan Terbaik Se-Jawa Timur Barat dalam Pendanaan PKM 2025

Sebarkan artikel ini
Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) mencetak prestasi membanggakan dengan meloloskan empat judul PKM 2025. Capaian ini menempatkan Umla sebagai kampus teratas se-Jawa Timur barat dan masuk 20 besar PTMA secara nasional.
Kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan

Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) mencetak prestasi membanggakan dengan meloloskan empat judul PKM 2025. Capaian ini menempatkan Umla sebagai kampus teratas se-Jawa Timur barat dan masuk 20 besar PTMA secara nasional.

Tagar.co — Senin pagi itu, halaman kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) tampak seperti biasa. Namun di balik rutinitas akademik yang berjalan, ada semangat baru yang menggelora di kalangan sivitas akademika. Sebab, untuk kali pertama, Umla mencatat sejarah sebagai perguruan tinggi dengan jumlah pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) terbanyak se-Jawa Timur bagian barat (eks Karesidenan Bojonegoro) tahun 2025.

Empat judul PKM berhasil diloloskan dan didanai, menempatkan Umla di atas kampus-kampus lain di kawasan ini. Sebut saja Universitas Bojonegoro (3 judul), Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan/Unisda (2 judul), Universitas Islam Lamongan/Unisla, Stikes Muhammadiyah Bojonegoro, dan Universitas Muhammadiyah Gresik yang masing-masing hanya meraih satu judul.

Baca juga: Tiga Tim FSTP Umla Menembus PKM 2025 dengan Inovasi Lintas Disiplin

Tak hanya di tingkat lokal, Umla juga tampil bersaing di tingkat regional PTMA (perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah) Jawa Timur. Raihan 4 judul membuat Umla sejajar dengan kampus-kampus besar seperti Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).

Baca Juga:  Sepuluh Menit Ludes, Nasyiatul Aisyiyah Sidayu Bagikan 200 Paket Takjil Ramah Lingkungan

Di atasnya, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memimpin dengan 24 judul, sementara Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Gresik menyusul dengan masing-masing 2 dan 1 judul. Secara nasional, Umla masuk dalam 20 besar kampus PTMA se-Indonesia dalam pendanaan PKM tahun ini.

Bagi Dian Nurafifah, S.Si.T., M.Kes., Kepala Lembaga Kemahasiswaan Non Akademik Umla, prestasi ini bukanlah hasil kerja satu-dua orang. “Ini buah dari sinergi banyak pihak. Dari pimpinan—dalam hal ini Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan—hingga tim taskforce PKM, dosen pendamping, dan tentu saja mahasiswa itu sendiri,” ungkap Dian saat ditemui pada Senin, 7 Juli 2025.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa perjuangan belum usai. “Tahun depan tantangannya pasti lebih berat. Maka mulai sekarang kita siapkan pendampingan yang lebih intensif, dengan melibatkan dosen yang benar-benar kompeten di bidangnya. Target kita, jumlah yang lolos harus lebih banyak lagi,” tegasnya.

Dian juga memberikan semangat kepada tim-tim yang belum berhasil. “Kegagalan itu biasa. Perbaiki proposalnya, belajar dari pengalaman, dan ikut lagi tahun depan. Yang penting, semangat berkarya jangan sampai padam.”

Baca Juga:  Sepuluh Menit Ludes, Nasyiatul Aisyiyah Sidayu Bagikan 200 Paket Takjil Ramah Lingkungan

Prestasi ini mempertegas komitmen Umla sebagai kampus yang tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga serius mendukung kreativitas dan inovasi mahasiswa. Lewat program seperti PKM, Umla berharap bisa melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga adaptif, solutif, dan siap menjawab tantangan nyata di masyarakat.

Dengan atmosfer kampus yang kian produktif dan kolaboratif, Umla kini sedang menapaki jalannya menuju kampus unggul di tingkat nasional—melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar, seperti keberhasilan di ajang PKM ini.

Daftar Judul PKM Umla 2025

1. Potensi Nanokapsul Berbasis Polifenol Kunyit (Curcuma longa) Terintegrasi Biosorben Kitosan-Alginat sebagai Biobakterisida Penyakit Hawar Daun pada Oryza sativa

  • Dosen Pendamping: Dr. Rofiatun Solekha, S.Pd., M.Sc.

  • Ketua: Fadhilatustsani Sofialana (S1 Biologi)

  • Anggota:

    • Alifia Haya As-Syifa (S1 Biologi)

    • Nur Khurotul A’in (S1 Biologi)

2. Smart Eye Tracking: Rancang Bangun Alat Uji Level Fokus pada Anak Kecanduan Game Online

  • Dosen Pendamping: Muhamad Azwar Annas, M.Si.

  • Ketua: Ristiana Herawati (S1 Teknik Industri)

  • Anggota:

    • Miftahqul Mauliddia Rokhmawati (S1 Manajemen)

    • Feli Mariska Putri (S1 Keperawatan)

    • Siti Kommariyah (S1 Fisika)

Baca Juga:  Sepuluh Menit Ludes, Nasyiatul Aisyiyah Sidayu Bagikan 200 Paket Takjil Ramah Lingkungan

3. Smart Air Pollution Monitoring: Sistem IoT Berbasis Atenuasi Intensitas Cahaya untuk Deteksi CO dan Mitigasi Polusi Udara di Kota Tuban

  • Dosen Pendamping: Muhamad Azwar Annas, M.Si.

  • Ketua: Yuni Furoida Maknuna (S1 Teknik Komputer)

  • Anggota:

    • Reny Wahyu Isnaini (S1 Fisika)

    • Fillah Inzuly Vilthon (S1 Keperawatan)

    • Defta Septiana (S1 Fisika)

4. Sexual Education Maps Games Berbasis Local to Digital: Penguatan Kapasitas Anak terhadap Pencegahan Kekerasan Seksual

  • Dosen Pendamping: Masunatul Ubudiyah, S.Kep., Ns., M.Kep.

  • Ketua: Sarah Angelia Nur (S1 Keperawatan)

  • Anggota:

    • Syalaisyah Nearlyan Angel (S1 Keperawatan)

    • Erlistya Bunga Nur Tantri (S1 Keperawatan)

    • Elsa Meylinda (S1 Keperawatan)

    • Salma Nabilah Dzawinnuha (S1 Keperawatan) (#)

Jurnalis Rohmat Penyunting Mohammad Nurfatoni