
Rektor Hidayatulloh sebut Rumah Sakit Umum (RSU) Umsida beroperasi Agustus 2026, persiapan sarpras hingga SDM terus dimatangkan.
Tagar.co – Pengembangan sarana dan prasarana Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus menunjukkan progres nyata. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah operasional Rumah Sakit Umum (RSU) Umsida.
Proses pengembangan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan alat kesehatan, pemenuhan sumber daya manusia, hingga pengurusan izin dan akreditasi.
Hal tersebut disampaikan Rektor Umsida Dr. Hidayatulloh, M.Si dalam Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo di Auditorium KH Ahmad Dahlan Kampus I Umsida, Ahad (5/4/26).
Lebih lanjut Rektor Umsida menyampaikan RSU Umsida akan beroperasi pada tahun ini, “Rumah sakit tersebut direncanakan mulai beroperasi pada Agustus 2026 untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Buka Dua Fakultas Kedokteran
Dalam sambutannya, Rektor Umsida menyampaikan rasa syukur atas capaian yang telah diraih kampus tersebut. Ia menuturkan bahwa saat ini Umsida telah berkembang dengan memiliki tiga kampus, enam fakultas, dan 37 program studi. Dari jumlah tersebut, 16 program studi telah meraih akreditasi unggul. Bahkan, sejak 16 Maret 2024, Umsida secara institusi telah terakreditasi unggul.
Tidak berhenti di situ, Umsida juga terus melakukan pengembangan dengan membuka Fakultas Kedokteran Gigi serta Fakultas Kedokteran. Capaian ini, menurutnya, melampaui target yang telah direncanakan dalam milestone institusi. “Berdasarkan milestone, sebenarnya kita rencanakan 2026, namun 2024 sudah tercapai,” ungkapnya.
Pada tahun 2025, Umsida juga berhasil masuk dalam klaster mandiri versi Diktisaintek. Laporan capaian tersebut disampaikan tidak hanya kepada pemerintah Kabupaten Sidoarjo, tetapi juga kepada jamaah Muhammadiyah sebagai bentuk akuntabilitas. Di tahun yang sama, Umsida turut mencatatkan posisi dalam peringkat nasional SINTA untuk perguruan tinggi negeri dan swasta versi Diktisaintek.
Kualitas Pendidikan
Prestasi mahasiswa pun menjadi bagian penting dari perjalanan ini. Untuk kedua kalinya, tim IMEI Umsida berhasil meraih juara 1 dalam ajang Shell Eco-Marathon Qatar 2026 tingkat Asia Pasifik dan Timur Tengah. Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Umsida dalam mengembangkan kualitas pendidikan dan inovasi.
Menutup sambutannya, Rektor Umsida menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh hadirin apabila dalam pelaksanaan kegiatan halalbihalal tersebut masih terdapat kekurangan. Dalam nuansa kebersamaan yang terjalin, acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga peneguh komitmen untuk terus mengabdi dan berkembang bersama. (#)

Jurnalis Mahyuddin Syaifulloh. Penyunting Darul Setiawan.






