Feature

Spemutu Gresik Tingkatkan Public Speaking Skill lewat Scrapbook

45
×

Spemutu Gresik Tingkatkan Public Speaking Skill lewat Scrapbook

Sebarkan artikel ini
Spemutu Gresik meningkatkan kemampuan publik speaking siswa melalui uji skill learning inovatif bertema "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", mewujudkan kolaborasi dan kreativitas dalam scrapbook.
Siswa kelas VII B mempresentasikan scrapbook di uji skill learning 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Dari kiri: Akbar Al Zain, Decha Choirun Nisa Irwanto, Gilang Dzaka Aryaka Putra, Fatimatus Zahra AlJufri, Khansa Aghniya Jasmine. (Tagar.co/Bening Satria)

Spemutu Gresik meningkatkan kemampuan publik speaking siswa melalui uji skill learning inovatif bertema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, mewujudkan kolaborasi dan kreativitas dalam scrapbook.

Tagar.co – SMP Muhammadiyah 1 Gresik, atau akrab dengan sebutan Spemutu Gresik, terus menunjukkan komitmennya mengembangkan potensi serta kemampuan berkomunikasi di depan umum siswa-siswi kelas VII. Sekolah mewujudkan ini melalui program Uji Skill Learning yang mengusung tema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.

Sebanyak 70 siswa kelas VII A, B, dan C terbagi menjadi beberapa kelompok. Mereka mempresentasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Konsep ini siswa wujudkan dalam produk inovatif berupa scrapbook.

Zam Zam Fathoni, guru penguji skill learning di kelas VII B, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian serta kreativitas yang siswa-siswinya gagasan kepada Tagar.co.

“Produk scrapbook yang anak-anak buat ini bukan hanya sekadar hasil karya estetis, tetapi juga sarat makna. Ini merupakan bukti nyata bahwa 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia luncurkan pada Desember 2024 lalu telah terinternalisasi dengan baik pada diri mereka,” terangnya.

Baca Juga:  Program Unggulan Nasyiah Gresik Menggema di Gedoeng Moehammadijah

“Kami melihat bagaimana mereka tumbuh menjadi individu yang mandiri, kreatif, serta mampu bekerja sama dalam tim,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa program uji skill learning ini akan terus menjadi agenda rutin sekolah. Tujuannya adalah mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan hidup yang unggul.

Spemutu Gresik meningkatkan kemampuan publik speaking siswa melalui uji skill learning inovatif bertema "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat", mewujudkan kolaborasi dan kreativitas dalam scrapbook.
Karya inovatif Scrapbook bertema 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yang dibuat siswa kelas VII B di kegiatan uji Skill learning. (Tagar.co/Bening Satria)

Kolaborasi Ciptakan Kreativitas

Hal senada juga Naylana Khansa Janeeta, siswa kelas VII B, sampaikan. Ia menjelaskan langkah-langkah membuat scrapbook yang ia kerjakan bersama Kalila Ganeshia Maulida, Fatimatus Zahrah Aljufri, Mochamad Rafael Lorenzo, Nauval Nabaha, dan Hafidz Hadzimul Fikri.

Naylana memaparkan tahapan pembuatan scrapbook yang bermula dengan perencanaan dan konsep sesuai dengan visi. Kemudian ada penambahan elemen agar memiliki tujuan dan relevansi yang jelas.

Selanjutnya, ia menambahkan, proses diskusi dan saling memberikan masukan satu sama lain menjadi pemandangan lumrah dalam kerja kelompok. Sebab, tiap anggota tim secara sadar memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing, saling melengkapi, dan mengoptimalkan potensi satu sama lain.

Baca Juga:  Siswa Spemdalas Jalani Iktikaf Ramadan dengan Semangat Ibadah

“Sehingga hasil scrapbook bukan hanya sekadar kumpulan gambar dan tulisan, melainkan cerminan nyata dari upaya kolektif dan kekompakan tim,” jelasnya.

Uji skill learning yang sekolah laksanakan pada Jumat, 13 Juni 2025 ini terbuka untuk umum dan mengundang seluruh pihak untuk menyaksikan langsung cara menginternalisasi nilai-nilai serta budaya positif melalui scrapbook ala siswa-siswi Spemutu Gresik.

Harapannya, karya inovatif tersebut mampu menjadi rangkaian proses menciptakan kreativitas. Selain itu juga memunculkan inovasi dengan kolaborasi dan penerapan kebiasaan positif melalui program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. (#)

Jurnalis Bening Satria Prawita Diharja Penyunting Sayyidah Nuriyah