Feature

Ke Universiti Sains Islam Malaysia, Siswa ICO Smamsatu Menyelami Pendidikan Islam Inklusif dan Modern

57
×

Ke Universiti Sains Islam Malaysia, Siswa ICO Smamsatu Menyelami Pendidikan Islam Inklusif dan Modern

Sebarkan artikel ini
Siswa ICO Smamsatu Gresik, Jawa Timur di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) (Tagar.co/Rudi Ihwono)

Melalui program Student Cultural Exchange, siswa ICO Smamsatu mengunjungi Universiti Sains Islam Malaysia untuk melihat langsung praktik pendidikan Islam yang modern, inklusif, dan berorientasi kepemimpinan global.

Tagar.co — Program Student Cultural Exchange siswa International Class Orientation (ICO) SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, Jawa Timur, di Malaysia berlanjut ke Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Rabu (28/1/26). Kunjungan edukatif ini menghadirkan pengalaman belajar yang tak biasa.

Para siswa tak hanya mengenal sistem pendidikan tinggi di Negeri Jiran, tetapi juga menyaksikan langsung bagaimana pendidikan Islam dikembangkan secara modern, inklusif, dan berorientasi kepemimpinan.

Baca juga: Belajar Lintas Negara: Murid ICO Smamsatu Rasakan Kelas Digital dan Budaya Sekolah Malaysia

Rombongan yang terdiri atas 22 siswa dan satu guru pendamping tersebut disambut langsung oleh Prof. Dr. Mohd Rushdan Mohd Jaliani, Dekan Faculty of Leadership and Management USIM. Penyambutan berlangsung di auditorium kampus, sekaligus menjadi pembuka rangkaian kegiatan kunjungan sehari penuh.

Pada sesi awal, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai profil USIM, karakter lulusan, serta peluang dan prospek dunia kerja bagi alumni.

Materi disampaikan oleh Dr. Mohd Faridh Hafez Mhd Omar, Timbalan Dekan Hal Ehwal Pelajar dan Alumni. Ia menekankan pentingnya kesiapan akademik yang dibarengi dengan kepemimpinan, etika, dan karakter Islami dalam menghadapi tantangan global.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lawatan ke sejumlah fasilitas unggulan kampus bersama mahasiswa USIM. Para siswa diajak mengenal studio dakwah, laboratorium konseling, studio penyiaran radio, serta fasilitas pendukung akademik lainnya.

Beragam ruang tersebut dirancang untuk menunjang pengembangan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan kepekaan sosial mahasiswa.

Kunjungan siswa ICO Smamsatu Gresik, Jawa Timur di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) (Tagar.co/Rudi Ihwono)

Pengalaman paling berkesan dirasakan saat rombongan mengunjungi Faculty of Quranic and Sunnah Studies. Di salah satu ruang pembelajaran, para siswa terlibat langsung dalam sesi pembelajaran Al-Qur’an yang inovatif dan inklusif.

Mereka diperkenalkan dengan metode membaca Al-Qur’an Braille, praktik zikir tanpa suara, serta berbagai pendekatan pembelajaran Al-Qur’an yang interaktif. Sesi ini dipandu oleh Dr. Mohd Nur Adzam Rasdi, pensyarah ahli Al-Qur’an Braille, tafsir, dan qiraat.

Lawatan ditutup dengan kunjungan ke Perpustakaan USIM. Perpustakaan empat lantai tersebut menghadirkan suasana belajar modern dengan fasilitas lengkap, mulai dari ruang virtual reality (VR), studio podcast, hingga ruang santai yang mendukung kenyamanan dan produktivitas mahasiswa.

Salah satu siswa, Elnard Aruzhan Emir, mengaku kunjungan ini semakin menguatkan minatnya untuk melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk ke Malaysia. Menurutnya, sistem pendidikan yang maju, fasilitas yang lengkap, serta lingkungan akademik yang mendukung pengembangan keilmuan dan karakter Islami menjadi daya tarik utama.

Melalui kunjungan ini, siswa ICO Smamsatu tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga pengalaman kultural yang memperluas cara pandang mereka tentang masa depan pendidikan dan peran generasi muda Muslim di tingkat global. (#)

Jurnalsi Rudi Ihwono Penyunting Mohammad Nurfatoni