
Kepemimpinan baru hasil Musykom di harapkan mampu melanjutkan penguatan budaya kerja islami dan pelayanan kesehatan berkemajuan.
Tagar.co — Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terasa kuat dalam Musyawarah Komisariat (Musykom) Ikatan Karyawan Kesehatan Muhammadiyah (IKKM) Komisariat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk, yang digelar di Gedung B rumah sakit setempat, Jumat (30/1/2026). Tawa riang dan senyum para peserta menjadi penanda semangat kebersamaan yang mengiringi jalannya forum permusyawaratan tersebut.
Musykom ini dihadiri Ketua IKKM Jawa Timur Sujarwo, S.M., Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PCM Ujungpangkah Muhammad Khoirun, S.Pd.I., Direktur RSPKUM Sekapuk dr. Hendrik Setyawan, MMRS, jajaran pejabat struktural, serta seluruh karyawan rumah sakit.
Baca juga: Kajian PCM Ujungpangkah Tekankan Amalan Pembawa Berkah Rumah Tangga
Ketua panitia Musykom, Safitri Wulandari, S.Kep., Ns., menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk memilih kepengurusan IKKM periode 2026–2030, menggantikan pengurus sebelumnya yang masa baktinya berakhir pada Desember 2025. Selain itu, Musykom juga menjadi ajang evaluasi program serta perumusan visi dan misi organisasi ke depan.
“Penjaringan calon formatur dilakukan dengan dua mekanisme, yakni anggota mencalonkan diri secara langsung atau mengajukan tiga wakil dari setiap unit kerja. Dari proses tersebut terjaring 34 calon, yang kemudian dipilih masing-masing anggota sebanyak sembilan orang,” ujar Safitri.
Ia berharap siapa pun yang terpilih nantinya siap mengemban amanah. “Tanpa dukungan seluruh anggota, organisasi IKKM tidak akan bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Direktur RSPKUM Sekapuk, dr. Hendrik Setyawan, MMRS, turut mengapresiasi kinerja kepengurusan IKKM periode sebelumnya. Ia menyebut kontribusi IKKM selama ini sangat positif, terutama dalam penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan rumah sakit.
“Kegiatan IKKM sudah berjalan baik. Partisipasi anggota dalam kajian Ahad pagi bulanan meningkat, salat berjemaah di Masjid Al Azhar semakin hidup, dan perilaku islami dalam pelayanan rumah sakit terus ditonjolkan. Ini semua harus dilanjutkan oleh pengurus yang baru,” ujarnya.
Ia juga menaruh harapan besar pada Sujarwo, S.M., yang berasal dari Komisariat RSPKUM Sekapuk dan kini menjabat Ketua IKKM Jawa Timur. “Beliau diharapkan dapat membimbing dan mengarahkan anggota agar menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.
Pada agenda inti Musykom, peserta mengikuti pembacaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pembagian empat sidang komisi, serta pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban (LPJ), program kerja, dan pemilihan tim formatur melalui pemungutan suara.
Foto bersama pengurus IKKM periode lalu dan baru beserta Ketua IKKM Jatim, Ketua MPKU, Direktur RS setelah reformasi IKKM Komisariat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk selesai. Jum’at(30/1/2026)(Tagar.co/Muhammad Khoirum)
Adapun sembilan calon dengan perolehan suara tertinggi adalah:
-
Apt. Wahidatin Nabila, S.Farm. (70 suara)
-
M. Faisol Kharis, S.Kom. (62 suara)
-
Christian Siska Sari, A.Md.Farm. (60 suara)
-
Helmi Yazid Al Mathor, A.Md. (59 suara)
-
Nur Shofiyah, S.E. (54 suara)
-
Hendro Firmanto, S.Kep., Ns. (53 suara)
-
Wahyu Lazzuardi, S.Kom. (52 suara)
-
Reggi Alfian Bintari, A.Md.Farm. (42 suara)
-
Yeni Tri Jayanti, A.Md.Keb. (36 suara)
Selanjutnya, melalui rapat formatur yang berlangsung secara musyawarah mufakat, terpilih Hendro Firmanto, S.Kep., Ns. sebagai Ketua IKKM Komisariat RSPKUM Sekapuk, Apt. Wahidatin Nabila, S.Farm. sebagai Sekretaris, dan Christian Siska Sari, A.Md.Farm. sebagai Bendahara. Kepengurusan ini akan menakhodai IKKM Komisariat RSPKUM Sekapuk untuk empat tahun ke depan. (#)
Jurnalis Muhammad Khoirum Penyunting Mohammad Nurfatoni












