Feature

Peletakan Batu Pertama Asrama Putri Ponpes At-Taqwa Gosari

45
×

Peletakan Batu Pertama Asrama Putri Ponpes At-Taqwa Gosari

Sebarkan artikel ini
Peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pondok Pesantren At-Taqwa Muhammadiyah Gosari, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya pembangunan gedung baru yang akan menampung sekitar 40 santri. (Tagar.co/Aminuddin)

Suasana khidmat menyelimuti peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pondok Pesantren At-Taqwa Gosari. Warga Muhammadiyah Ujungpangkah bersatu tenaga dan doa demi lahirnya generasi qurani yang berakhlak mulia.

Tagar.co – Pagi itu, Sabtu (8/11/2025), suasana khidmat menyelimuti halaman Pondok Pesantren At-Taqwa, Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Di bawah langit cerah dan semilir angin pantai utara, para tokoh dan warga Muhammadiyah Gosari berkumpul dalam satu tekad: meletakkan batu pertama pembangunan asrama putri pondok pesantren tersebut.

Baca juga: Pelepasan Siswa SMP Muhlas: Santri MBS At-Taqwa Lulus Perdana, Hafal hingga 4 Juz

Acara dimulai pukul 08.30 dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Kafindra Al Faro, siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 11 sekaligus santri Ponpes At-Taqwa Gosari.

Suaranya yang lantang dan merdu mengalun di antara barisan tamu yang hadir, membuka kegiatan dengan nuansa religius yang dalam.

Kafindra Al Faro, siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 11 sekaligus santri Pondok Pesantren At-Taqwa Gosari, membacakan ayat suci Al-Qur’an pada pembukaan acara peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Ponpes At-Taqwa Gosari, Sabtu (8/11/2025). Pembacaan ayat suci ini menjadi penanda dimulainya kegiatan dengan suasana penuh khidmat. (Tagar.co/Aminuddin)

Amanah dan Harapan

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pembangunan sekaligus perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gosari, H. Muzari, menyampaikan bahwa pembangunan asrama putri ini merupakan amanah warga Muhammadiyah setempat.

“Pembangunan ini lahir dari kebutuhan nyata. Asrama lama sudah tidak mampu menampung seluruh santri. Sejak 2023 hingga 2025 jumlah santri terus meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Asrama baru berlantai satu itu dirancang mampu menampung sekitar 40 santri. Dalam tahap berikutnya, kata H. Muzari, akan dibangun lantai dua agar kapasitasnya bisa bertambah. “Insyaallah, semoga tahap kedua bisa segera terealisasi,” tambahnya penuh harap.

Ketua Panitia Pembangunan sekaligus perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gosari, H. Muzari, menyampaikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pondok Pesantren At-Taqwa Muhammadiyah Gosari, Sabtu (8/11/2025). Ia menegaskan bahwa pembangunan asrama ini merupakan amanah warga Muhammadiyah Gosari untuk menampung semakin banyaknya santri baru. (Tagar.co/Aminuddin)

Antusiasme dan Dukungan Warga

Dukungan warga Muhammadiyah Gosari pun luar biasa. Mereka bergotong royong menyumbangkan berbagai material bangunan: semen, pasir, besi konstruksi, koral, batu pondasi, hingga batu putih untuk pasangan dinding. Semua dilakukan dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan sebagai bentuk amal jariyah.

Sesepuh sekaligus Penasihat PRM Gosari, H. Marjono, dalam arahannya berpesan agar semangat perjuangan para pendahulu Muhammadiyah tidak dilupakan.

“Jangan sampai amal jariyah para perintis kita dibiarkan terlantar. Pondok ini harus terus hidup sebagai tempat belajar Al-Qur’an, akidah, dan akhlakul karimah bagi generasi penerus. Di sinilah benteng moral dari pengaruh negatif era digital,” tuturnya.

Penasihat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gosari, H. Marjono, memberikan arahan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pondok Pesantren At-Taqwa Muhammadiyah Gosari, Sabtu (8/11/2025). Ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat amal jariyah para pendahulu dan menjadikan pondok sebagai benteng akidah dan akhlak generasi muda di era digital. (Tagar.co/

Doa dan Peletakan Batu Pertama

Setelah doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz H. Amal Syarifuddin, prosesi peletakan batu pertama pun dilakukan. Tiga tokoh secara simbolis memulai pembangunan: H. Wafir Salim mewakili Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ujungpangkah, H. Marjono selaku sesepuh, dan Kepala Desa Gosari, Fathul Ulum.

Momentum tersebut disambut tepuk tangan dan ucapan “Amin” dari seluruh hadirin. Wajah-wajah bahagia tampak di antara warga, seolah menjadi saksi lahirnya babak baru bagi Pondok Pesantren At-Taqwa Gosari.

Acara ditutup dengan ramah tamah yang hangat. Para tokoh, warga, dan jajaran ortom Muhammadiyah di Ranting Gosari berbincang akrab sambil meneguhkan komitmen untuk terus memajukan pendidikan Islam yang berkemajuan. (#)

Jurnalis Aminuddin Penyunting Mohammad Nurfatoni