Feature

SMP Mutiara Bawean Tuntaskan Brace Try Out: Latihan Serius Jelang Ujian

40
×

SMP Mutiara Bawean Tuntaskan Brace Try Out: Latihan Serius Jelang Ujian

Sebarkan artikel ini
Paserta brace try out SMP Mutiara (Sawaluddin Eka Saputra/Tagar.co)

SMP Muhammadiyah 3 Sangkapura Bawean menuntaskan brace try out—dua kali latihan intensif berbasis AKM. Digelar sejak Ramadan hingga Syawal, siswa kelas IX kini lebih siap menghadapi ujian akhir.

Tagar.co SMP Muhammadiyah 3 Sangkapura, yang akrab disebut SMP Mutiara Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur,telah menuntaskan pelaksanaan brace try out tahun ajaran 2024/2025—yakni try out 1 dan 2 yang digelar secara berturut di bulan Ramadan dan Syawal.

Try out pertama berlangsung pada 17–22 Maret 2025, bertepatan dengan bulan Ramadan 1446. Sementara try out kedua dilaksanakan pada 10–17 April 2025, sesaat setelah Lebaran Idulfitri. Keduanya dilaksanakan di Ruang 01 yang terletak di gedung utama sekolah.

Baca juga: IPM SMP Mutiara Asah Jiwa Kepemimpinan sejak Dini

Agar pelaksanaan berjalan lancar, ruang belajar kelas VII digeser sementara ke ruang kelas IX, sedangkan kelas VIII tetap di tempat semula. Meski terjadi pertukaran ruang, suasana belajar tetap berjalan kondusif. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan sekolah sebagai bentuk pengayaan materi bagi siswa kelas IX sebelum menghadapi ujian akhir.

Baca Juga:  Ketua PDM Gresik Kunjungi Pulau Bawean, Menguatkan Pendidikan dan Filantropi Muhammadiyah

“Try out tahun ini berbeda dari sebelumnya. Soalnya mengacu pada model Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dengan beragam bentuk, bukan hanya pilihan ganda seperti dulu,” ujar Ketua Panitia Try Out, Sawaluddin Eka Saputra, S.Pd., M.Si., yang turut memberi pengarahan sebelum pelaksanaan ujian.

Bentuk soal AKM meliputi pilihan ganda kompleks, isian singkat, uraian, hingga menjodohkan. Peserta diajak memahami petunjuk di tiap subbab soal agar mampu menjawab secara tepat dan efektif. Try out dimulai setiap pagi pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Paserta brace try out SMP Mutiara (Sawaluddin Eka Saputra/Tagar.co)

Seluruh siswa kelas IX mengikuti try out ini tanpa pengecualian. Bagi yang tidak hadir, nilai otomatis dinyatakan nol tanpa sesi susulan. Hal ini ditegaskan sebagai bagian dari kedisiplinan menghadapi ujian sesungguhnya.

Meski cukup menguras tenaga dan pikiran, peserta try out mengaku lega setelah proses ini usai. “Alhamdulillah try out 1 dan 2 akhirnya tuntas. Soalnya memang sulit, tapi kami jadi lebih siap. Besok tanggal merah, jadi bisa istirahat dulu sebelum ujian praktik,” tutur Filza Hilyatul Mafazah, salah satu siswi kelas IX, sambil tersenyum lelah.

Baca Juga:  Khotbah Idulfitri di Sangkapura: Empat Peringatan agar Terhindar dari Neraka Saqar

Menurut salah satu pengawas, Ibu Sul’a, S.Pd.I., try out tahun ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk memperdalam literasi dan keterampilan naratif.

“Brace try out ini pertama kali diadakan di sekolah. Kami ingin siswa-siswi tidak hanya terbiasa pada soal pilihan ganda, tapi juga siap menghadapi soal berbasis literasi dan narasi,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya brace try out, SMP Mutiara Bawean berharap siswa-siswi kelas IX siap melangkah ke ujian yang sesungguhnya dengan percaya diri dan kompetensi yang matang. (#)

Jurnalis Sawaluddin Eka Saputra Penyunting Mohammad Nurfatoni