
Dalang cilik MTsM PPTQ Ahmad Dahlan, Ki Erlang Al Ghifary beraksi di Halal Bihalal Mojorejo Madiun. Siswa kelas VIII ini mementaskan lakon Gathotkaca Wisuda. Contoh generasi muda yang aktif menjaga kelestarian seni tradisional
Tagar.co – Sebanyak 300 jemaah dari berbagai unsur masyarakat memadati halaman Masjid Al Thalhah, Mojorejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2026). Mereka dengan khidmat mengikuti kegiatan Halal Bihalal bertema Merajut Ukhuwah Islamiyah.
Acara halal bihalal ini merupakan hasil kolaborasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Caruban dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCA) Caruban Kabupaten Madiun.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, Prof. Muhadjir Effendy. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun serta jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun tampak hadir juga. Kehadiran para tokoh memberikan semangat tersendiri bagi seluruh peserta yang hadir.
Kental Nuansa Tradisional
Suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan seni bernuansa religius dan budaya. Penampilan karawitan dari MI Al Islam Mojorejo turut menghadirkan nuansa tradisi yang kental dan mendapat sambutan hangat dari jemaah.
Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah pertunjukan wayang kulit. Dalangnya masih muda dan berbakat. Namanya Ki Erlang Al Ghifary, siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah PPTQ Ahmad Dahlan Caruban.
Dalam kesempatan pementasan di halal bihalal tersebut, Ki Erlang Al Ghifary membawakan lakon Gathotkaca Wisuda. Penampilannya penuh penghayatan dan percaya diri sehingga mampu memukau para hadirin yang menyaksikan.
Ketua Panitia Halal Bihalal Mojorejo, Bilal Fahrur Rozie menyampaikan apresiasi atas hadirnya generasi muda yang berprestasi sekaligus mencintai budaya bangsa.
“Erlang telah menjadi contoh nyata bahwa generasi muda dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian seni tradisional. Ini sekaligus berdakwah melalui pendekatan budaya,” ujarnya bersemangat.

Lestarikan Seni Wayang Kulit
Erlang sendiri telah beberapa kali tampil dalam berbagai kesempatan penting. Seperti pentas di Alun-alun Caruban, peringatan Hari Wayang Kulit, acara pelepasan siswa SDN Kare 01, serta pertunjukan budaya di tiga dusun wilayah Desa Kare.
Kiprah tersebut menjadi bukti konsistensinya dalam melestarikan seni wayang sejak usia dini Bersama sanggar Tedja Maya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah penuh pesan persatuan yang disampaikan oleh Dr. KH. Tafsir, M. Ag. Dalam ceramahnya, KH. Tafsir mengajak seluruh jemaah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, KH. Tafsir berharap semangat silaturahmi antar warga Muhammadiyah dan masyarakat luas semakin kokoh. Dan ini menjadi penguat persatuan umat di tengah kehidupan sosial yang beragam. (#)
Jurnalis Misdyah Candra Safitri. Penyunting Sugiran.






