Feature

Gerakan Hijau Sidomulyo dengan Tanam Cabai dan Sayuran

27
×

Gerakan Hijau Sidomulyo dengan Tanam Cabai dan Sayuran

Sebarkan artikel ini
Gerakan hijau di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidayu, Gresik, dengan menanam cabai dan sayuran mulai berlangsung Jumat (28/11/2025).
‎‎ Ibu-ibu anggota Kelompok Kerja (Pokja) 3 PKK Desa Sidomulyo menanam saturan hidroponik.

Tagar.co – Gerakan hijau di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidayu, Gresik, dengan menanam cabai dan sayuran mulai berlangsung Jumat (28/11/2025).

Gerakan hijau ini dimotori Kelompok Kerja (Pokja) 3 PKK Desa Sidomulyo. Dengan tema kegiatan Edukasi Ketahanan Pangan: Penanaman Bibit Cabai dan Sayuran.

Acara diawali dengan pemaparan Wiwin menjelaskan sejarah cabai serta berbagai jenis sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat.

Sesi berikutnya penjelasan jenis-jenis media tanam yang dapat digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi rumah masing-masing.

Media tanam yang umum digunakan adalah media tanah, yaitu campuran tanah gembur, kompos/pupuk kandang, dan sekam bakar yang kaya nutrisi.

Diperkenalkan pula media tanam organik non-tanah, seperti cocopeat terbuat dari serbuk sabut kelapa yang mampu menyimpan air dan cocok untuk daerah yang tanahnya keras.

Peserta juga diperkenalkan sistem hidroponik, yaitu metode menanam tanpa tanah menggunakan air bernutrisi.

Metode ini cocok untuk pekarangan sempit, halaman berubin, atau rumah yang tidak memiliki tanah, karena tanaman bisa tumbuh di botol bekas, pipa paralon, maupun rak hidroponik sederhana.

Baca Juga:  Dua Jam di Kebun Selada, Siswa Smantis Ponorogo Pulang Bawa Mimpi Wirausaha

Jenis media alternatif seperti rockwool juga diperlihatkan sebagai salah satu bahan penyemaian yang mudah digunakan untuk pemula.

Peserta kemudian mempelajari teknik penanaman dan perawatan mulai dari penyemaian, pemindahan bibit, hingga cara memberikan nutrisi.

Mereka diajari menyiram tanaman pada waktu yang tepat, memberi pupuk organik secara berkala, dan mengendalikan hama menggunakan bahan alami seperti larutan bawang putih atau ekstrak daun pepaya.

Setelah itu, peserta praktik menanam bibit cabai dan sayuran dengan memilih media tanam sesuai preferensi menggunakan tanah, pot organik, maupun sistem hidroponik sederhana.

Luailik Habib

Ketua PKK Desa Sidomulyo, Luailik Habib, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Dia menilai kemampuan bercocok tanam merupakan keterampilan penting untuk menciptakan keluarga yang lebih mandiri sekaligus mendukung program Ketahanan Pangan dari Pemerintah Kabupaten Gresik.

”Kegiatan seperti ini memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak perubahan positif di masyarakat,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, peserta diminta merawat bibit cabai dan sayuran yang telah diberikan hingga tumbuh subur di rumah.

Pokja 3 PKK juga menyediakan hadiah bagi anggota yang mampu merawat tanaman dengan baik supaya termotivasi. Dengan edukasi dan pendampingan berkelanjutan, Desa Sidomulyo berkomitmen menumbuhkan budaya menanam demi menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, dan berdaya. (#)

Baca Juga:  Dua Jam di Kebun Selada, Siswa Smantis Ponorogo Pulang Bawa Mimpi Wirausaha

Jurnalis Luthfi Dyah Radintari Penyunting Sugeng Purwanto