Feature

Dari Ruang Diskusi ke Ekosistem Bisnis, Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Lompatan Wirausaha

21
×

Dari Ruang Diskusi ke Ekosistem Bisnis, Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Lompatan Wirausaha

Sebarkan artikel ini
Sesi Diskusi santai dengan Dr. Hasan Ubaidillah (kaos putih) di teras rumah beliau. (Tagar.co/Bayu Firdaus)

Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo merancang ekosistem bisnis. Sebuah langkah konkret membangun wirausaha muda dari ruang diskusi hingga menjadi gerakan nyata dan berkelanjutan.

Tagar.co — Suasana halaman rumah sederhana di Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, tampak berbeda, Selasa (26 Agustus 2025) malam. Ada diskusi intim yang berpotensi melahirkan sebuah gerakan besar.

Sepuluh pemuda Muhammadiyah berkumpul di kediaman Dr. Hasan Ubaidillah, SE., MM. Ialah akademisi, pengusaha, sekaligus tokoh Muhammadiyah yang terkenal dekat dengan generasi muda.

Mereka para pengurus Asosiasi Pengusaha Pemuda Muhammadiyah (Appmu) Sidoarjo, wadah baru yang lahir dari semangat membangun ekosistem wirausaha muda. Dalam diskusi itu, tampak Ketua PDPM Sidoarjo, Ahmad Alfarisi, turut larut dalam obrolan penuh ide.

Suasana pertemuan sangat cair dan jauh dari kesan formal. Obrolan mengalir. Kadang berseling tawa, kadang serius saat menyinggung realitas minat pemuda untuk terjun ke dunia usaha masih rendah.

Dari situlah, percakapan berkembang. Mereka membahas bagaimana Appmu tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi sebagai gerakan yang memberikan arah.

“Appmu harus bisa menjadi promotor sekaligus panutan. Bukan hanya membangun bisnis yang untung, tetapi juga bermanfaat, terkelola dengan baik, dan punya peta jalan yang jelas,” pesan Ubaid, sapaan akrab Hasan Ubaidillah, penuh optimisme.

Baca Juga: Appmu Sidoarjo Silaturahmi ke Bendahara PWM Jatim, Satukan Mimpi Besar Pemuda Berbisnis

Foto bersama setelah selesai diskusi. (Tagar.co/Bayu Firdaus)

Lahirnya Gagasan Program yang Terarah

Diskusi yang berlangsung hingga lewat pukul 23.00 WIB itu menyepakati beberapa gagasan program. Di antaranya, penyelenggaraan lokakarya dan inkubasi bisnis, penggarapan acara kewirausahaan, hingga pembuatan studio siniar. Studio ini kelak menjadi ruang dialog dengan para pengusaha sukses, sekaligus wadah promosi digital bagi para pelaku usaha muda Muhammadiyah.

Pertemuan tersebut menjadi titik awal terwujudnya wacana. “Gerakan ini harus fokus dan nyata. Jika konsisten, manfaatnya dapat dirasakan banyak orang,” tambah Ubaid menegaskan.

Energi kebersamaan menjadi hal terkuat yang terasa dari malam itu, bukan hanya daftar program. Appmu Sidoarjo seolah ingin membuktikan, wirausaha bukan sekadar pilihan karier, melainkan jalan pengabdian.

Di tengah dinamika zaman, mereka percaya masa depan bangsa ditentukan bukan hanya oleh pemuda berilmu, melainkan juga oleh mereka yang berani berwirausaha dan menciptakan peluang. Dari sebuah diskusi sederhana di sebuah rumah, siapa tahu lahir generasi pengusaha muda Muhammadiyah yang kelak memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. (#)

Jurnalis Bayu Firdaus Penyunting Sayyidah Nuriyah