Feature

Siswa Smamdela Tiara: Pembawa Baki Upacara HUT RI dan Finalis OSN-P Matematika

38
×

Siswa Smamdela Tiara: Pembawa Baki Upacara HUT RI dan Finalis OSN-P Matematika

Sebarkan artikel ini
Tiara Karunia Hasna Hamidah

Siswa Smamdela, Tiara Karunia Hasna Hamidah, terpilih sebagai pembawa baki pada upacara HUT Ke-80 RI Kabupaten Gresik sekaligus lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika tingkat provinsi.

Tagar.co – Satu nama mencuri perhatian di SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela): Tiara Karunia Hasna Hamidah. Siswi kelas XI IPA 2 ini bukan hanya piawai dalam barisan Paskibraka, tetapi juga tangguh di arena Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika. Dua prestasi besar ini hadir hampir bersamaan, menjadikannya sosok inspiratif di kalangan teman-temannya.

Jejak Langkah di Lapangan Paskibraka

Sejak awal tahun, Tiara harus menempuh seleksi ketat untuk bisa menembus Paskibraka tingkat Kabupaten Gresik. Mulai dari tes fisik, kedisiplinan, hingga kemampuan baris-berbaris, semua ia jalani dengan tekun. Kerja keras itu terbayar lunas ketika namanya diumumkan sebagai salah satu anggota pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan HUT Ke-80 Republik Indonesia.

Saat ditemui di sela latihan, Tiara tampak gagah dengan seragam latihan Paskibraka berwarna merah putih. Topi merah bertuliskan lambang resmi menambah kesan tegas, sementara postur tubuhnya yang tegak dengan tangan bersedekap mencerminkan disiplin yang telah ditempa sejak awal seleksi.

Baca Juga:  Campus Festival Synfest 2026, Alumni Smamdela Buka Jalan ke Dunia Kampus

Baca juga: 15 Siswa Terima Penghargaan OSN-K, Smamdela Catat Rekor Peserta Terbanyak di Sekolah Swasta Gresik

Di latar belakang, barisan rekan-rekannya juga berlatih, memperlihatkan keseriusan persiapan menjelang upacara HUT Ke-80 RI. Pemandangan itu seakan melukiskan sosok Tiara yang tidak hanya bersemangat di barisan pasukan, tetapi juga tetap rendah hati ketika berbicara tentang perjuangannya menyeimbangkan latihan fisik dengan belajar matematika.

Bukan hanya sekadar anggota, Tiara dipercaya memegang peran penting: pembawa baki sang Saka Merah Putih. Amanah yang membuatnya semakin bersemangat meski persiapan cukup menguras tenaga. “Ini adalah pengalaman berharga dan sebuah kehormatan. Saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Matematika yang Tak Pernah Ditinggalkan

Di balik kesibukan latihan Paskibraka, Tiara tetap menyisihkan waktu untuk kecintaannya pada dunia angka. Malam hari, setelah berjam-jam berlatih di lapangan, ia masih membuka buku dan berdiskusi soal matematika. Usahanya berbuah manis: ia berhasil melaju ke tingkat provinsi pada OSN bidang Matematika.

Baca Juga:  Career Class, 114 Siswa Masuki Dunia Kerja

“Capek itu pasti, tapi saya harus bisa mengatur waktu. Latihan Paskibraka adalah amanah, sedangkan OSN adalah tantangan akademik yang juga harus saya jalani dengan sungguh-sungguh,” tutur Tiara.

Dukungan dari Sekolah dan Keluarga

Prestasi Tiara tak lepas dari dukungan lingkungan sekitarnya. Kepala Smamdela, Emi Faizatul Afifah, M.Si., menyebut capaian siswinya ini sebagai inspirasi. “Tiara adalah contoh nyata bahwa siswa bisa berprestasi di berbagai bidang sekaligus, baik akademik maupun non-akademik. Kami berharap semangatnya bisa menjadi motivasi bagi teman-temannya,” ujarnya, Sabtu 16 agustus 2025.

Orang tua Tiara pun tak kalah bangga. Dengan doa dan dukungan penuh, mereka selalu mendampingi langkah putrinya. “Kami hanya bisa memberikan doa dan semangat. Selebihnya, Tiara yang berusaha keras. Kami bangga sekali atas pencapaian ini,” ucap mereka penuh haru.

Waka Kesiswaan Smamdela, Ahmad Rizal Azdka, S.Pd., menambahkan, “Terpilihnya Tiara sebagai pembawa baki pada HUT RI ke-80 menjadi kebanggaan tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi keluarga besar Muhammadiyah di Gresik.”

Baca Juga:  Synfest 2026, Etalase Pembelajaran Bermakna di SMA Muhammadiyah 8 Gresik

Dua Panggung, Satu Semangat

Kini, Tiara bersiap menghadapi dua momen penting: berdiri tegak sebagai pembawa baki pada upacara HUT Ke-80 RI di Kabupaten Gresik dan melangkah ke medan OSN Matematika tingkat provinsi. Dua dunia yang berbeda, namun keduanya dijalani dengan semangat yang sama—disiplin, tekun, dan pantang menyerah.

Kisah Tiara menjadi pengingat bahwa pelajar bisa menjadi multitalenta bila mampu mengelola waktu dengan baik. Ia membuktikan bahwa semangat juang tak hanya berkibar di lapangan upacara, tetapi juga bisa bersinar di arena akademik.

Jurnalis Elys Kusumawati Penyunting Mohammad Nurfatoni