Feature

Warga Arab Saudi Rayakan Idulfitri dengan Cokelat

21
×

Warga Arab Saudi Rayakan Idulfitri dengan Cokelat

Sebarkan artikel ini
Warga Arab Saudi menggemakan takbir Idulfitri jatuh pada Sabtu (20/3/2025) malam begitu pemerintah mengumumkan 1 Syawal 1446 H pada Ahad (30/3/2025).
Toko di Arab Saudi memajang permen cokelat untuk merayakan Idulfitri. (Arabnews)

Impor cokelat Arab saudi melampaui 123 juta kilogram pada tahun 2024 untuk Idulfitri tahun ini yang mencerminkan peningkatan permintaan.

Tagar.co – Warga Arab Saudi menggemakan takbir Idulfitri jpada Sabtu (29/3/2025) malam begitu pemerintah mengumumkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Media Arabnews melaporkan, salat Idulfitri dilaksanakan di seluruh Kerajaan Saudi pada hari Ahad setelah matahari terbit.

Menteri Urusan Islam Saudi Syekh Abdullatif Al-Alsheikh telah menginstruksikan cabang-cabang kementerian bahwa salat diadakan di semua area yang telah ditentukan dan semua masjid. Persiapan yang diperlukan harus dilakukan, termasuk pemeliharaan dan pembersihan, untuk memastikan berjalan dengan nyaman dan tenang.

Saat ini ada 19.887 masjid dan area salat di Kerajaan Saudi.

Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi kemudian mengumumkan hari libur selama empat hari di Lebaran ini. Libur dimulai pada Ahad (30/3/2025) dan akan berakhir pada Kamis (3/4/2025).

Warga Arab Saudi di Riyadh, Maher Aldossary, berbagi kegembiraannya untuk Idulfitri. ”Kegembiraan Idulfitri sudah terasa di udara. Kita mengucapkan selamat tinggal pada hari-hari Ramadan yang penuh berkah dan menyambut Idulfitri dengan hati terbuka,” katanya.

Baca Juga:  Khotbah Idulfitri: Menebarkan Salam di Ruang Digital: Membangun Keadaban Bermedsos

”Keluarga-keluarga sibuk menyiapkan pakaian baru, mengumpulkan cokelat mewah, dan memastikan semuanya siap untuk perayaan dan pesta sarapan. Jalan-jalan ramai dengan hiruk pikuk, dan Anda dapat merasakan kegembiraan di mana-mana,” tambah Aldossary.

Permen cokelat memang menjadi kudapan favorit warga Arab Saudi untuk merayakan Idulfitri. Permintaan permen cokelat naik apalagi ada promosi khusus di hari raya ini.

Menurut Otoritas Zakat, Pajak, dan Bea Cukai, impor cokelat Kerajaan melampaui 123 juta kg pada tahun 2024, yang mencerminkan peningkatan permintaan.

UEA, Inggris, Yordania, Mesir, dan Turki termasuk di antara negara-negara utama pemasok cokelat untuk Kerajaan Saudi, menawarkan berbagai produk untuk memenuhi harapan konsumen.

Toko-toko ingin menawarkan berbagai macam permen dan cokelat yang diproduksi secara lokal dan impor. Konsumen membeli dalam jumlah besar, karena cokelat merupakan bagian penting dari perayaan Idulfitri.

Harga bervariasi berdasarkan jenis, asal, kemasan, dan wadah penyajian. Permen lokal berkisar antara SR30 ($8) hingga SR150 per kg, termasuk permen, toffee, biskuit, dan cokelat.

Baca Juga:  Takbir di Bawah Bayang-Bayang Bom

Pihak berwenang mengaitkan stabilitas harga dengan produksi yang melimpah dan biaya produksi yang rendah, meskipun permen impor, terutama dari Eropa dan Timur, lebih mahal.

Cokelat murni atau cokelat hitam dengan isi khusus dapat berharga hingga SR300 per kg.

Sami Hijazi, seorang guru dari Jeddah, berbagi cerita tentang bagaimana ia dan keluarganya benar-benar sibuk mempersiapkan Idulfitri.

“Kami sudah menyingkirkan dekorasi Ramadan dan mulai menyiapkan Idulfitri. Rumah ramai dengan aktivitas, menyetrika baju baru, menyiapkan makanan lezat untuk anak-anak, dan memastikan semuanya sempurna,” kata Hijazi.

“Antisipasinya begitu tinggi, dan sekarang kami hanya menunggu pengumuman resmi. Kapan pun itu tiba, kami siap merayakannya dengan sepenuh hati.” (#)

Penyunting Sugeng Purwanto