
Semangkuk bakso menambah keakraban jemaah Masjid Al-Asy’ari, Desa Wonorejo, Lumajang usai salat Jumat. Di sela menikmati hidangan, para bapak dan pemuda bercengkerama, dengan obrolan hangat mengalir.
Tagar.co – Usai salat Jumat di Masjid Al-Asy’ari, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, jemaah tak langsung beranjak pergi.
Mereka tertahan oleh aroma gurih kaldu sapi yang mengepul ke udara. Para jemaah melangkah ke pelataran masjid. Menuju stan sederhana dengan banner bertuliskan Lazismu Lumajang, Jumat (13/2/2026).
Di stan itulah sumber aroma menggugah selera itu. Siang itu Lazismu bekerja sama dengan Takmir Masjid Al-Asy’ari menggelar program Bakso Gratis untuk para jemaah.
Anak-anak begitu keluar dari pintu masjid, wajah-wajah polos itu langsung sumringah. “Bakso… bakso…” teriak mereka bersahutan dengan nada riang seolah menemukan harta karun di tengah siang yang terik.
Mereka mengenakan baju koko dan sarung langsung menyerbu stan. Ikut antre untuk mendapat semangkuk bakso Lazismu yang nikmat.
Anak paling antusias Aydan Hamizan. Bocah laki-laki itu tampak tidak sabar menunggu gilirannya. Ketika mangkuk kertas berisi bola-bola daging hangat berpindah ke tangannya, senyum lebar langsung terbit di wajahnya.
“Senang sekali rasanya. Kalau bisa setiap salat Jumat ada hidangan bakso hangat seperti ini terus,” ungkap Aydan sambil menyantap bakso bersama kawan-kawannya yang duduk melingkar di teras masjid.
Bagi Aydan dan teman-temannya, Jumat kali ini menjadi pesta kecil yang membahagiakan.
Program Bakso Gratis ini diinisiasi oleh Lazismu Lumajang sebagai sedekah Jumat Berkah. Tidak hanya sekadar berbagi makanan, kegiatan ini memiliki misi mempererat ukhuwah islamiah antarwarga.
Di sela menikmati hidangan, terlihat para bapak dan pemuda bisa bercengkerama. Obrolan hangat mengalir di antara suapan bakso, mencairkan sekat-sekat sosial yang mungkin ada di hari-hari biasa.
Pihak penyelenggara juga menyebutkan, kegiatan ini merupakan momentum pemanasan untuk menyambut bulan suci Ramadan yang kurang lima hari. Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang dibangun hari ini diharapkan akan terus membesar dan terjaga hingga bulan puasa nanti.
Ustaz Buladi, Takmir Masjid Al-Asy’ari Wonorejo menyambut positif program ini. Kehadiran Lazismu dinilai memberikan warna baru dalam memakmurkan masjid.
”Masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah mahdhah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang menyejahterakan jamaahnya,” ujarnya.
Hingga bakso terakhir disajikan, suasana di halaman Masjid Al-Asy’ari masih terasa hangat. Bukan hanya karena kuahnya yang menyegarkan tenggorokan, tetapi karena hangatnya kepedulian yang dirasakan oleh setiap warga yang hadir.
Di Wonorejo hari ini, semangkuk bakso hangat telah berhasil menjadi jembatan silaturahmi yang manis. (#)
Jurnalis Ferdi Irwansyah Penyunting Sugeng Purwanto












