Feature

SD Islam Nurul Iman Menganti Gresik Beri Siswa Pengalaman Berkesan lewat Outdoor Learning di Surabaya

42
×

SD Islam Nurul Iman Menganti Gresik Beri Siswa Pengalaman Berkesan lewat Outdoor Learning di Surabaya

Sebarkan artikel ini
Siswa SD Islam Nurul Iman di Planetarium (Tagar.co/Firda Agustina)

SD Islam Nurul Iman Menganti Gresik hadirkan pengalaman belajar berbeda! Siswa antusias kunjungi Planetarium, Monjaya, dan Balai Pemuda. Perluas wawasan dengan cara menyenangkan.

Tagar.co – Riuh rendah tawa dan sorak sorai mewarnai perjalanan outdoor learning siswa kelas 1 dan 2 SD Islam Nurul Iman, Menganti, Gresik, pada Rabu (22/1/2025). Sebanyak 51 siswa didampingi 19 guru dan karyawan menjelajahi tiga ikon Kota Surabaya: Planetarium, Monumen Jalesveva Jayamahe, dan di Balai Pemuda.

Perjalanan dimulai pukul 06.30 WIB dari Menganti Satelit Indah, Gresik. Satu bus dan satu minibus mengantarkan rombongan menuju destinasi pertama: Museum TNI Angkatan Laut Loka Jala Crana yang berada di Kompleks Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro Krembangan Surabaya.

Museum yang menyimpan sejarah panjang TNI AL ini awalnya bernama Museum Akabri Laut (19 September 1969), kemudian berganti nama menjadi Museum TNI Angkatan Laut (10 Juli 1973), dan akhirnya resmi menyandang nama Museum Loka Jala Crana pada 6 Oktober 1979. “Loka Jala Crana” berarti tempat untuk menyimpan, mengabadikan, dan menyajikan peralatan atau sarana yang dipergunakan oleh TNI Angkatan Laut.

Baca Juga:  Ratusan Anak TK Meriahkan Open School SD Islam Nurul Iman Menganti

Di dalam kompleks museum inilah terletak Planetarium, sebuah bangunan cagar budaya yang dulunya didedikasikan sebagai sarana pembelajaran astronomi bagi Taruna Angkatan Laut. Sejak 1973, Planetarium ini membuka pintunya untuk umum, menawarkan pengalaman mendebarkan menembus angkasa.

Sebelum memasuki kubah planetarium, siswa mendapatkan pengarahan dari petugas bernama Joko Sutopo. Di dalam ruangan, mata mereka terpukau menyaksikan simulasi keindahan planet-planet dan benda-benda langit lainnya.

Siswa SD Islam Nurul Iman di Monumen Jalasveva Jayamahe (Tagar.co/Firda Agustina)

Ke Monjaya

Puas menjelajahi antariksa, petualangan berlanjut ke Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), sebuah monumen megah yang menjadi simbol kejayaan maritim Indonesia. Di area seluas 3,2 hektar, siswa diajak menyelami sejarah TNI AL melalui tiga kegiatan.

Pertama, berkeliling melihat koleksi benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan TNI AL dan peran pentingnya di masa penjajahan. Kedua, menyaksikan film yang mengisahkan perjuangan heroik TNI AL. Dan terakhir, memasuki ruang teater untuk pengalaman yang lebih imersif.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Balai Pemuda Surabaya, sebuah bangunan cagar budaya peninggalan Belanda yang menjadi saksi bisu sejarah Kota Pahlawan. Setibanya di sana, rombongan melaksanakan salat Zuhur di Masjid Assakinah, yang terletak satu kompleks dengan Balai Pemuda dan Gedung DPRD Jawa Timur.

Baca Juga:  Outbound ke Jember Mini Zoo, Takut dengan Penghuni Baru

Setelah beribadah, keceriaan kembali memenuhi halaman Balai Pemuda. Dipandu oleh tiga guru—Siti Khoirunisa, Rintis Aka Pribadi, dan Munjiana—siswa larut dalam berbagai permainan seru (having fun).

Di Balai Pemuda Surabaya siswa SD Islam Nurul Iman berfoto bersama turis (Tagar.co/Firda Agustina)

Melatih Kemandirian

Kegiatan outdoor learning ini ditutup dengan salat Asar. Meskipun hujan rintik-rintik mulai turun, semangat dan antusiasme siswa tidak surut. Mereka kembali ke sekolah dengan membawa segudang pengalaman dan pengetahuan baru.

Kepala SD Islam Nurul Iman Sandra Nina Sari, S.Pd. mengatakan outdoor learning ini untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan peserta didik. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus selalu terpaku di dalam kelas.

“Dengan outdoor learning, siswa dapat belajar secara langsung, merasakan, dan mengamati objek pembelajaran di lingkungan nyata. Diharapkan, pengalaman ini dapat meningkatkan minat belajar dan memperluas wawasan para siswa,” katanya.

“Selain itu kegiatan ini untuk melatih kemandirian siswa,” katannya. Jika siswa kelas 1 dan 2 outdoor learning di Kota Surabaya, siswa kelas 3 hingga kelas 6 mengikuti outdoor learning ke Kota Batu, Kamis (23/1/25). Mereka mengunjungi The Bagong Adventure Museum Tubuh dan Batu Wonderland Water Resort.  (#)

Baca Juga:  Outbound di Pantai Putri Klayar Cairkan Kebersamaan Karyawan Zam Zam Amanah

Jurnalis Siti Rondiyah Penyunting Mohammad Nurfatoni