Feature

Safari Ramadan di Spensagres, Ipmawati MBS Madinatul Ilmi Smamsatu Tanamkan Kejujuran dan Empati

157
×

Safari Ramadan di Spensagres, Ipmawati MBS Madinatul Ilmi Smamsatu Tanamkan Kejujuran dan Empati

Sebarkan artikel ini
Ipmawati Adinda Dwi Martin menyampaikan materi “Ramadan dalam Kejujuran” kepada siswi kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Gresik dalam rangka Safari Ramadan PR IPM MBS Madinatul Ilmi Smamsatu, Selasa (3/3/2026). (Tagar.co/Zada Kanza Mkahfiya Mohammad)

Empat Ipmawati PR IPM MBS Madinatul Ilmi Smamsatu menghidupkan Pondok Ramadan di SMP Negeri 1 Gresik lewat materi kejujuran, gim interaktif, dan penguatan empati yang memantik antusias siswi.

Tagar.co – Safari Ramadan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PT IPM) MBS Madinatul Ilmi SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, terus berlanjut di UPT SMP Negeri 1 Gresik (Spensagres.

Setelah mengawali kegiatan pada Jumat, 27 Februari 2026 untuk kelas IX, program tutor sebaya ini memasuki tahap kedua pada Selasa, 3 Maret 2026. Empat Ipmawati—pnggilan aktivis IPM putri—yang mengenakan almamater kuning disambut hangat oleh siswi kelas VIII.

Baca juga: Safari Ramadan Smamsatu di Spensagres: Tutor Sebaya Tebar Energi Ramadan

Tepat pukul 11.30 WIB, kegiatan dibuka oleh Adinda Dwi Martin dan Rindang Farihah Idana melalui sapaan “Selamat Siang” yang menghangatkan suasana aula.

Ipmawati Zafirah Zahida Zara memandu sesi ice breaking yang interaktif dalam Safari Ramadan PR IPM MBS Madinatul Ilmi Smamsatu di UPT SMP Negeri 1 Gresik, Selasa (3/3/2026), menghidupkan suasana aula dan membangkitkan antusiasme siswi kelas VIII. (Tagar.co/Zada Kanza Mkahfiya Mohammad)

Melatih Kejujuran

Memasuki sesi inti bertema “Ramadan dalam Kejujuran,” Ipmawati Adinda membuka dengan pertanyaan pemantik, “Siapa di sini yang tahu apa itu puasa?”

Interaksi pun langsung terbangun. Ia kemudian mengajak peserta membedakan puasa dengan ibadah lain seperti sedekah dan salat.

Baca Juga:  Kontribusi Ikhlas Anggota Jadi Energi Kemajuan Muhammadiyah

“Kalau sedekah atau salat, orang lain bisa mengetahuinya. Sedangkan puasa, tidak ada yang mengetahui selain diri sendiri,” jelas Adinda.

Cantika Anggun Mudisyakila, siswi kelas 8J UPT SMP Negeri 1 Gresik, maju ke depan saat simulasi materi “Ramadan dalam Kejujuran” yang disampaikan Ipmawati PR IPM MBS Madinatul Ilmi Smamsatu, Selasa (3/3/2026). (Tagar.co/Zada Kanza Mkahfiya Mohammad)

Di titik inilah, lanjutnya, Allah menguji kejujuran manusia—ketika seseorang menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa semata-mata karena Allah tanpa pengawasan manusia.

Untuk memperkuat pemahaman, Adinda menghadirkan simulasi sederhana. Cantika Anggun Mudisyakila dari kelas 8J maju ke depan dengan percaya diri.

Dalam skenario menemukan uang jatuh di jalan, ia menjawab mantap, “Uangnya akan saya sedekahkan atau saya serahkan ke pemiliknya jika ada.”

Jawaban tersebut disambut apresiasi dari peserta.

Ipmawati Rindang Farihah Idana mengulas makna empati dalam rangkaian Safari Ramadan PR IPM MBS Madinatul Ilmi Smamsatu di UPT SMP Negeri 1 Gresik, Selasa (3/3/2026), sebagai penguatan karakter siswi kelas VIII. (Tagar.co/Zada Kanza Mkahfiya Mohammad)

Belajar Empati

Suasana aula semakin hidup ketika Ipmawati Zafirah Zahida Zara memandu sesi ice breaking. Gim interaktif membuat peserta kembali fokus dan bersemangat.

Siswi yang berani mengakui kesalahan saat gim mendapat tantangan menyampaikan ulang materi secara singkat—lengkap dengan hadiah sebagai penyemangat.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Ipmawati Rindang Farihah Idana yang mengulas makna empati. “Empati adalah kemampuan mental dan emosional untuk memahami, merasakan, dan berbagi perasaan, pikiran, atau pengalaman orang lain dengan menempatkan diri pada posisi mereka,” paparnya.

Baca Juga:  Smamsatu Gresik Cetak Back to Back Juara Umum Procommit V15 di ITS Surabaya
Safari Ramadan tahap kedua PR IPM MBS Madinatul Ilmi Smamsatu di UPT SMP Negeri 1 Gresik ditutup dengan sesi foto bersama Ipmawati, siswi kelas VIII, dan perwakilan OSIS, Selasa (3/3/2026). (Tagar.co/Zada Kanza Mkahfiya Mohammad)

Ia juga mencontohkan praktik empati yang relevan selama Ramadan, seperti berbagi takjil, menunaikan sedekah dan zakat, serta mengundang orang lain berbuka puasa bersama.

Rangkaian Safari Ramadan tahap kedua ini ditutup dengan foto bersama. Ipmawati, para siswi, serta perwakilan OSIS Spensagres tampak kompak mengabadikan momen kebersamaan. (#)

Jurnalsi Zada Kanza Makhfiya Mohammad Penyunting Mohammad Nurfatoni