Feature

Ribuan Mahasiswa Siap Ramaikan KKI dan Abdidaya Ormawa 2025 di UMM

171
×

Ribuan Mahasiswa Siap Ramaikan KKI dan Abdidaya Ormawa 2025 di UMM

Sebarkan artikel ini
Kontes Kapal Cepat tanpa Awak Nasional (KKCTBN) di UMM tahun 2019

Dari pameran inovasi hingga lomba kapal berskala nasional, UMM kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pusat kolaborasi akademik dan kreativitas mahasiswa se-Indonesia.

Tagar.co – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali dipercaya sebagai tuan rumah dua agenda besar berskala nasional sekaligus, yaitu Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 dan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025, yang digelar pada 4–6 Desember mendatang.

Kedua kegiatan ini diinisiasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Mahasiswa UMM dan UiTM Malaysia Kolaborasi Dokumentasikan Permainan Tradisional Jawa

Pada penyelenggaraan tahun kelima Anugerah Abdidaya Ormawa, UMM menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, Abdidaya Ormawa Expo, semiloka nasional, hingga malam penganugerahan.

Expo menjadi sorotan utama, menampilkan pameran poster, luaran wajib, dan produk tambahan dari tim pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari berbagai perguruan tinggi.

Semiloka nasional digelar untuk membahas strategi peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa, melibatkan pimpinan bidang kemahasiswaan, pengurus Ormawa, dosen pendamping, serta mitra desa dan pihak eksternal. Puncaknya, panitia akan mengumumkan peraih Anugerah Abdidaya Ormawa 2025 di Dome UMM.

Baca Juga:  Pesmaba Sosiologi UMM: Awal Hangat Perjalanan Mahasiswa Baru

Penghargaan diberikan kepada tim pelaksana, organisasi kemahasiswaan, dosen pendamping, perguruan tinggi, dan mitra berkelanjutan yang berhasil menjalankan program pemberdayaan melalui PPK Ormawa.

Program ini fokus pada peningkatan kapasitas organisasi mahasiswa lewat proyek pemberdayaan masyarakat, mencakup tema pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, serta berbagai inovasi seperti Desa Wirausaha, Smart Farming, Kampung Iklim, hingga Desa/Kelurahan Cerdas dan Wisata.

Kontes Kapal Cepat tanpa Awak Nasional (KKCTBN) di UMM tahun 2019

Di saat yang bersamaan, UMM juga menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025, yang menghadirkan tantangan baru bagi peserta. Ketua Panitia Lokal, Amrul Faruq, M.Eng., Ph.D., menyampaikan bahwa panitia tahun ini melakukan perubahan total pada lintasan lomba serta menetapkan standar teknis yang lebih ketat.

Fasilitas unggulan UMM, termasuk tiga danau uji berstandar nasional, menjadi arena utama untuk menguji navigasi, manuverabilitas, dan stabilitas prototipe kapal.

Belmawa telah melakukan dua kali visitasi untuk memastikan lokasi memenuhi standar kompetisi nasional. Selain itu, panitia mengikuti bimbingan teknis bersama juri nasional pada 28 November untuk finalisasi aturan keselamatan, inspeksi prototipe, dan operasional arena lomba.

Baca Juga:  Malam Penuh Cahaya, UMM Sambut Mahasiswa Baru dengan Flashlight Mob dan Laser Show

Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan 110 tim dari 51 perguruan tinggi terdaftar. Total pergerakan peserta, juri, dan pendamping diprediksi melebihi 1.500 orang selama kegiatan berlangsung. KKI 2025 mempertandingkan tiga kategori utama: Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), dan Fuel Engine Remote Control (FERC). Meskipun tidak ada kategori baru, peningkatan standar teknis diperkirakan membuat kompetisi semakin ketat.

Untuk mendukung kelancaran acara, lebih dari 200 mahasiswa UMM dilibatkan sebagai panitia dan liaison officer (LO). Mereka bertugas mengoordinasikan peserta, membantu aspek teknis, dan memastikan tiap rangkaian lomba berjalan lancar. Selain menjadi sarana praktik manajemen acara, para mahasiswa juga akan memperoleh sertifikat dari UMM dan Belmawa.

Melalui penyelenggaraan dua agenda nasional ini, UMM kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang mampu mengelola acara berskala besar sekaligus menjadi pusat kolaborasi akademik dan inovasi mahasiswa dari seluruh Indonesia. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni