Feature

Persembahan Cinta Siswa, Kado Terindah untuk Berlian School di Special Moment

34
×

Persembahan Cinta Siswa, Kado Terindah untuk Berlian School di Special Moment

Sebarkan artikel ini
Penuh haru dan cinta, siswa kelas VI SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik persembahkan "kado terindah" di Special Moment. Inilah wujud terima kasih dan kenangan indah yang takkan pudar.
Tampilan musikalisasi puisi kelas VI Clever. (Tagar.co/Alimmatul Ghoriyah)

Penuh haru dan cinta, siswa kelas VI SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik persembahkan “kado terindah” di Special Moment. Inilah wujud terima kasih dan kenangan indah yang takkan pudar.

Tagar.co – Suasana Ahad pagi di Hotel Horizon GKB Gresik begitu sarat haru dan cinta. Sorot lampu panggung menerangi paras-paras mungil yang berseri, memancarkan semangat dan dedikasi.

Di sanalah, dalam balutan kebahagiaan campur aduk, siswa-siswi kelas VI SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School) mempersembahkan kado terindah mereka dalam gelaran “Special Moment”.

Acara Special Moment ini lebih dari sekadar perpisahan. Ialah oase makna, sebuah bentuk penghormatan tulus dan rasa terima kasih mendalam dari para siswa kepada sekolah tercinta. Enam tahun lamanya, gedung itu menjadi rumah kedua, saksi tawa, tangis, dan jutaan memori yang terukir.

Dengan berbagai tampilan kreatif dan penuh semangat—mulai dari tarian anggun, alunan musik merdu, hingga musikalisasi puisi yang menggugah—mereka berhasil memukau setiap pasang mata yang hadir, mulai dari guru-guru yang membimbing hingga tamu undangan yang menyaksikan.

Jurnalis Tagar.co berkesempatan berbincang dengan Ketua Panitia, Nurul Qomariyah, S.Pd. Ia menjelaskan, “Special Moment ini bukan sekadar perpisahan, melainkan wujud cinta dan kenangan indah yang akan terus hidup dalam hati seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 2 GKB.”

Kata-katanya menggema, menegaskan esensi acara yang melampaui batas waktu.

Panggung Hotel Horizon GKB menjadi saksi bisu kilasan bakat lulusan yang memukau. Di mana setiap penampilan adalah untaian kenangan yang mereka persembahkan dengan sepenuh hati.

Baca Juga:  Ketua Pengprov Orado Jatim Hadiri Pembukaan Kejurcab Orado Banyuwangi
Penuh haru dan cinta, siswa kelas VI SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik persembahkan "kado terindah" di Special Moment. Inilah wujud terima kasih dan kenangan indah yang takkan pudar.
Penampilan Tari Tunggal Ika Indonesia di Special Moment. (Tagar.co/Alimmatul Ghoriyah)

Drama Musikal: Nyala Semangat Tak Padam

Kelas VI Amazing mengukir kesan mendalam lewat Drama Musikal yang sarat penghayatan. Alesha Sabrina Sakhi Rosyadi, Alisha Zhafira, Amira Rizqa Tsabita, Aura Nayli Fakhrina, Azkayra Asheeqa Zenita, Cahaya Nilam Sari, Ghaniyyah Hamidah Frandeva, Nabilah Balqis Farzana, Naida Alva Surya Kirana, Raihanah Aljamilah, Rei Rosyaila Roxanne Rosyadi, Rizki Endah Palupi, Shafira Arizka Lutfiyan Putri, dan Siena Fauziah Ghasani Timor, dengan kepiawaian mereka, berhasil membawa penonton menyelami makna mendalam.

Reni Ratnawati, S.Pd., Wali Kelas VI Amazing, dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan, “Saya sangat senang, bangga, dan terharu melihat anak-anak yang telah melewati proses ini hingga sampai pada titik ini.”

Ia juga menyampaikan harapannya. “Mereka tetap semangat dan pantang menyerah dalam menapaki setiap jenjang kehidupan selanjutnya demi meraih impian mereka. Semoga ukhuwah dan persahabatan yang telah terjalin tetap terjaga dan tidak pernah pudar oleh waktu. Seperti yang tergambarkan dalam drama musikal yang mereka tampilkan.”

Drama musikal ini, menurut Reni, ialah cerminan semangat muda yang tak lekang dimakan usia. Sebuah pengingat abadi akan pentingnya menjaga nyala api semangat, apa pun tantangan yang membentang di hadapan. Bukan sekadar pertunjukan seni, itulah simbol perjalanan penuh makna yang akan selalu terpatri dalam ingatan.

Baca Juga:  Pashmina di Sekolah Rakyat: Menyiapkan Bekal Penting Remaja di Masa Rentan
Penuh haru dan cinta, siswa kelas VI SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik persembahkan "kado terindah" di Special Moment. Inilah wujud terima kasih dan kenangan indah yang takkan pudar.
Vocal Group kelas VI Brilliant. (Tagar.co/Alimmatul Ghoriyah)

Vokal Grup “Pesawat Kertas”

Selanjutnya, alunan merdu lagu “Pesawat Kertas” mengudara dengan syahdu oleh Vocal Group Kelas VI Brilliant. Alma Cheries, Ansha Dahayu, Diandra, Innayah, Lajingga, Khansa Aqila, Khansa Ainun, Tsabita, Dinar, Shafiya, Syafira, Sofia, Shaquila, Nadery, dan Khalisa Binar, dengan harmonisasi suara mereka, menghadirkan pesan tentang perjalanan hidup dalam meraih impian.

Nur Hayati, S.Pd., Wali Kelas VI Brilliant, tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya. “Saya sangat senang dan bangga pada anak-anak yang telah melewati proses hingga detik ini,” terangnya.

Nur, sapaannya, berharap mereka tetap semangat dan pantang menyerah dalam setiap langkah pada jenjang berikutnya untuk menggapai impian. “Seperti pesan yang disampaikan dalam lagu ‘Pesawat Kertas’,” ujarnya.

Penampilan ini tak hanya menghibur. Kehadirannya juga menyuntikkan motivasi untuk terus bermimpi, berusaha, dan menghargai setiap liku perjalanan.

Musikalisasi Puisi Jejak Kenangan Tak Terlupa

Berikutnya, giliran Anisa Zahirah Al Syahdah, Anindita Belia Putri, Aqila Azka Rizaldy, Afiqa Yunda Azzara, Hana Aqilah Ulya, dan Mikaela Arissa Azzahra dari Kelas VI Clever tampil. Mereka dengan penuh penghayatan, membawakan musikalisasi puisi yang membius.

Mereka mengangkat tema pertemuan dan perpisahan. Penampilan ini melukiskan indahnya enam tahun kebersamaan, bertemu sahabat dan guru-guru luar biasa, serta kenangan yang akan selalu abadi.

Riva Faizati, S.Si., Wali Kelas VI Clever, menuturkan dengan bangga, “Saya bangga dan senang melihat anak-anak yang tampil luar biasa dan istimewa. Tentu ada rasa sedih juga karena harus berpisah dengan mereka.”

Baca Juga:  Ikuti Olympicad 2026, Asa Smamio Berkibar di Timur Nusantara

“Semoga anak-anak selalu sukses dan terus semangat di jenjang berikutnya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, penampilan inilah momen manis sekaligus mengharukan. Menjadi penutup perjalanan indah mereka di bangku sekolah dasar.

Tari “Bineka Tunggal Ika Indonesia”

Panggung bergetar oleh energi dinamis dari Tari Bineka Tunggal Ika Indonesia oleh seluruh siswa-siswi Kelas VI Diligent. Sebuah tarian yang tak hanya memukau, melainkan juga simbol keindahan persatuan dalam keberagaman.

Putri Ayu Meliyana, M.Pd., sang Wali Kelas, menjelaskan, di kelasnya ada 30 siswa dengan beragam latar belakang, karakter, dan kemampuan. Namun, mereka semua bersatu dalam satu tujuan: meraih impian dan masa depan gemilang.

“Tari ini menjadi simbol kuat perjalanan bersama mereka, penuh perbedaan namun tetap solid dalam kebersamaan,” ungkap Ustazah Putri, sapaan akrabnya.

“Siswa kelas VI Diligent sangat saya apresiasi atas usaha dan semangat luar biasa mereka dalam menampilkan tari ini di momen spesial. Saya sangat senang dan bangga dengan effort yang mereka tunjukkan,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar hiburan, penampilan ini menyiratkan pesan penting tentang persatuan, kerja sama, dan semangat kebersamaan dalam keberagaman yang harus senantiasa terjaga. (#)

Jurnalis Alimmatul Ghoriyah Penyunting Sayyidah Nuriyah