
Mahasiswa KKN Muhammadiyah Aisyiyah (Mas) Kelompok 135 menunjukkan pengabdiannya untuk Desa Teluk Merbau. Mereka mempercantik fisik desa dengan melakukan pengecatan gapura.
Tagar.co – Desa Teluk Merbau, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau kini terlihat lebih indah. Gapura yang awalnya kusam, kini dipercantik oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah dan Aisyiyah (Mas).
13 mahasiswa dari 5 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) itu bergotong royong melakukan pengecatan ulang gapura desa, Kamis (14/8/2025). Dengan semangat membara dan penuh antusias mereka berinisiatif untuk memperindah lingkungan.
Ketua KKN Kelompok 135 Desa Teluk Merbau, Syahrudin Rahmadhan mengatakan, selain untuk memperindah lingkungan, kegiatan ini juga untuk menghadirkan nuansa kebersamaan dan kreatifitas yang menginspirasi.
“Gapura desa yang selama ini terlihat kusam dan pudar, kini berubah menjadi lebih hidup dengan warna-warna cerah dan desain yang segar. Kami bekerjasama dengan warga setempat, mulai dari persiapan cat hingga pelaksanaan pengecatan,” katanya.
Syahrudin menjelaskan, tdak hanya sebagai bentuk pelayanan, aksi ini juga menjadi ajang penguatan tali persaudaraan antara mahasiswa dan masyarakat desa. Suara tawa, sapaan hangat, dan semangat gotong royong turut mewarnai proses pengecatan ini.
“Dengan mempercantik gapura desa, kami ingin memberikan energi positif yang dapat dirasakan semua warga. Gapura ini bukan hanya gerbang fisik, tapi juga simbol kebersamaan dan semangat desa kami,” imbuhnya.
Menurut Syahrudin, selain memperindah lingkungan, pengecatan gapura ini juga menyimpan pelajaran berharga bagi mereka sebagai mahasiswa KKN dan warga. “Ini memberikan pelajaran berharga bagi kami pentingnya kerja sama, kepedulian pada lingkungan sekitar, dan rasa memiliki terhadap desa tercinta,” katanya.
Banyak cerita, tawa, dan kebersamaan lahir selama proses berlangsung. Bagi warga, kehadiran anak-anak KKN tidak hanya mengubah tampilan fisik desa, tapi juga menghadirkan energi positif yang memperkuat jalinan persaudaraan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Jurnalis Riski Sugiyadi Penyunting Nely Izzatul









