Feature

PCM Tambak dan SGI Wujudkan Senyum Anak Bawean lewat Khitan Gratis

31
×

PCM Tambak dan SGI Wujudkan Senyum Anak Bawean lewat Khitan Gratis

Sebarkan artikel ini
Gerbang Masjid Al-Huzaini (Tagar.co/Sawaluddin Eka Saputra)

Antusiasme warga dari dua kecamatan memadati Masjid Al-Huzaini, Tambak, Bawean, mengikuti khitan massal gratis hasil kolaborasi PCM Tambak dan SGI. Program ini menjadi sejarah baru kepedulian lintas wilayah.

Tagar.co — Tangis anak-anak memecah kesunyian halaman Masjid Al-Huzaini, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabuaten Gresik, Jawa Timur, Ahad (3/8/2025) pagi. Tangisan itu penanda dimulainya sebuah momen kebersamaan: khitan massal gratis yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tambak bekerja sama dengan tim Sunat Gratis Indonesia (SGI).

Kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan wujud nyata kepedulian lintas kecamatan. Mengusung tema “Berbagi Senyum, Wujudkan Kepedulian dan Kasih Sayang untuk Generasi Sehat dan Islami”, acara ini disambut antusias warga dari dua kecamatan di Pulau Bawean: Tambak dan Sangkapura.

Baca juga: Guru Muhammadiyah Bawean Belajar Koding dan AI: Menyongsong Generasi Alpha

SGI yang bermarkas di Dukun, Gresik, telah berada di Bawean sejak Sabtu (2/8/2025). Sebanyak 16 personel diterjunkan, terdiri dari delapan dokter, enam asisten, dan dua petugas sedekah barang.

Baca Juga:  Aksen Band, Debut Band Perempuan SD Muhammadiyah 1 Bawean di Milad Ke-7

Mereka adalah: Asy Syahid Mujahidin, Mukhammad Ainur Rofiq, Kartono, Roby Kurnia, M. Nur Hakim, Bimanda Romadhona, Hari Prihandono, Tejo Tresno, Ryansyah, Asis Setyanto, Budi Rifqianto, Ilham Mahfud, Ahmad Jalaluddin, Rulyanto, Didik Hermanto, dan Sutomo.

Ketua PCM Tambak, Ubaidi Mahuzh, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kehadiran SGI. “Kehadiran Tim SGI di Kepuh Teluk ini benar-benar membawa keberkahan. Apalagi peserta khitan justru banyak yang datang dari Kecamatan Sangkapura,” ujarnya, kagum dengan semangat para peserta yang menempuh perjalanan jauh demi mengikuti khitan massal ini.

Peserta khitan dan orang tua sedang menunggu giliran panggilan di halaman Masjid Al-Huzaini (Tagar.co/Sawaluddin Eka Saputra)

Sejak pendaftaran dibuka sepekan sebelumnya, panitia kebanjiran peserta. Ratusan orang tua mengonfirmasi keikutsertaan anak-anak mereka. Namun, kuota harus dibatasi hanya 60 anak karena keterbatasan alat dan tenaga medis.

“Ruang kelas Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kepuh Teluk kami sulap menjadi delapan ruang khitan,” ungkap Rian Hazri, sekretaris Takmir Masjid Al Huzaini.

Meski kuota terbatas, semangat warga tak surut. Para wali khitan datang dari pelosok desa di dua kecamatan, bahkan rela tiba sejak pukul 06.00 WIB meski acara baru dimulai satu jam kemudian. Peserta dari ujung barat Kecamatan Tambak, seperti Desa Kalompang Gubuk, hingga Desa Labuhan di ujung timur, turut hadir. Dari Kecamatan Sangkapura, peserta datang dari Dusun Tebu Sala, Pamona, Panyalpangan, Sidogedungbatu, Kepongan, hingga Daun.

Baca Juga:  Ketua PDM Gresik Kunjungi Pulau Bawean, Menguatkan Pendidikan dan Filantropi Muhammadiyah

Tidak hanya khitan gratis, panitia juga menyiapkan bingkisan berupa tas sekolah dan paket dari Lazismu PCM Tambak bagi para peserta. Malam sebelum pelaksanaan, orang tua diberikan pembekalan parenting mengenai manfaat khitan dari sisi kesehatan dan agama, sehingga esok harinya mereka datang dengan lebih siap dan paham.

Momen bersejarah ini diabadikan dengan penandatanganan papan prasasti mini oleh PCM Tambak dan Tim SGI. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh Muhammadiyah dari Sangkapura: Ketua PCM Hairudin S.Pd., M.Pd.; Ketua Lazismu Kemas Saiful Rizal S.E., M.M.; Ketua Pimpinan Cabang aisyiyah (PCA) Nyimas Mutmainnah Amd.; dan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Sawaluddin Eka Saputra, S.Pd., M.Si.

“Insyaallah, khitan massal gratis selanjutnya akan kami laksanakan di Kecamatan Sangkapura,” tutur Hairudin, mengisyaratkan bahwa semangat kolaborasi ini baru saja dimulai. (#)

Jurnalis Sawaluddin Eka Saputra Penyunting Mohammad Nurfatoni