
Naik KA rute terpanjang kedua se-Indonesia, yaitu Kereta Api Pandalungan. Apa saja fasilitas yang tersedia di KA rute Jember – Gambir yang menempuh jarak perjalanan 932 km?
Tagar.co – Menghadiri Kick off Journalism Fellowship on CSR (JFC) 2025 Batch 2 di Rumah Belajar PT. Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) Cibodas, Tangerang, Banten, Jumat (29/8/2025), maka perlu mempersiapkan diri untuk perjalanan jauh. Tiket Kereta Api Pandalungan rute Stasiun Jember Jawa Timur menuju Stasiun Gambir Jakarta sudah dikirimkan oleh tim JFC 2025.
Kali ini memilih titik keberangkatan Stasiun Probolinggo yang akses kendaraan umum lebih mudah dari Situbondo – tempat tinggal saya. Berangkat dari Terminal Situbondo, Kamis (28/8/2025) pukul 13.10 WIB dan tiba di Stasiun Probolinggo pukul 17.00 WIB. KA Pandalungan yang menempuh jarak 932 km berangkat dari Stasiun Probolinggo pukul 17.32 WIB.
Kereta Api Pandalungan mulai beroperasi pada 1 Juni 2023. Nama Pandalungan diambil dari nama sub-suku Madura yang mendiami wilayah Tapal Kuda di Jawa Timur. Sebelum hadirnya KA Blambangan Express rute Banyuwangi ke Jakarta, KA Pandalungan menjadi KA rute terpanjang se-Indonesia.
Sebelum berangkat, menyempatkan diri membeli beberapa makanan ringan di minimarket untuk menemani perjalanan. Memasuki KA gerbong eksekutif ini dan segera menuju tempat duduk sesuai tiket.

Meja Makan Lipat
Jarak antar kursi cukup lega, sehingga kaki bisa diluruskan ke arah foot rest. Kursi empuk, menghadap sesuai arah kereta, dan reclining seat. Kursi yang sandarannya dapat diatur sudut kemiringannya ke belakang, memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
Masih dilengkapi dengan foot rest, sandaran kaki yang menempel di bagian belakang kursi depan kita untuk menyangga telapak kaki. Membuat tidur menjadi lebih nyaman. Apalagi di KA ini juga dibagikan selimut tebal.
Di dinding dekat kursi tersedia dua stop kontak atau colokan listrik. Memudahkan penumpang untuk charge daya baterai hp. Sesuai dengan formasi kursi kereta eksekutif 2-2. Di atas colokan ada tatakan untuk menempatkan botol minuman. Ke atas lagi, dekat sisi atas jendela, tersedia dua gantungan. Bisa untuk menggantungkan tas kecil berisi snack dan yang lainnya.
Fasilitas lain yang cukup penting adalah meja makan lipat. Posisinya tersembunyi di dalam kursi. Saat duduk di kursi, silakan angkat penutup meja yang ada di sandaran tangan (arm rest). Posisinya bisa ada di sandaran tangan sebelah kanan atau sebelah kiri, tergantung dari posisi tempat duduk kita.
Jika penutupnya terbuka, kita akan melihat sebuah lubang cantolan berwarna silver di dalamnya. Masukkan jari kita ke lubang cantolan tersebut, lalu tarik mejanya ke arah atas sampai seluruh bagian mejanya keluar semua.
Setelah mejanya keluar, silakan lipat ke arah samping sampai posisinya berada tepat di depan kita. Bisa untuk makan, membaca buku atau membuka laptop. Jika mejanya sudah dikeluarkan, kita bisa menutup kembali penutup sandaran tangannya. Tujuannya agar tangan kita bisa bersandar dengan lebih nyaman.

Musala di Gerbong Restorasi
Jika anda merasa lapar dan atau haus tak perlu repot. Setiap saat petugas gerbong restorasi atau kereta makan berkeliling dari gerbong ke gerbang menawarkan aneka makanan dan minuman. Anda bisa juga menuju kereta makan untuk menikmati aneka menu bersama keluarga, sekaligus mengusir kejenuhan.
Toilet tersedia di setiap gerbong, dan tentu kondisinya cukup bersih. Di dalamnya dilengkapi dengan wastafel, cermin, sabun cair, pengharum ruangan, dan tisu.
Bagaimana jika waktu salat tiba? Ternyata di KA Pandalungan juga menyediakan musala. Lokasinya jadi satu dengan kereta makan. Selain sajadah, musala juga dilengkapi dengan sarung dan mukena. Untuk wudu bisa di toilet menggunakan penyemprot air. Yang unik, di seberang musala tersedia sandal khusus untuk wudu. Jika sudah selesai memakainya, silakan mengembalikan ke tempat semula.
Anda butuh bantuan? Di bagian depan masing-masing gerbong tertempel identitas sang kondektur. Nama, foto, dan nomor hp yang bisa dihubungi. Saya sudah mencobanya untuk konsultasi, dan fast respon.
Tiba di Stasiun Gambir Jakarta tepat pukul 04.30 WIB. Sudah waktunya salat subuh untuk wilayah DKI Jakarta. Tak repot mencari musala, cukup mengikuti petunjuk arah yang banyak terpampang di stasiun. Loker penitipan barang di dekat musala Stasiun Gambir ini unik, bayar seikhlasnya. (#)
Jurnalis Sugiran












