
Ribuan pandu Hizbul Wathan berkumpul di Jamda VIII Ponorogo. Regu MTs Muhammadiyah 2 Jenangan berhasil mencuri perhatian dengan menyapu bersih 19 cabang lomba sehinnga menjadi juara umum.
Tagar.co – MTs Muhammadiyah 2 (MTs Muda) Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur, berhasil mengukir prestasi gemilang. Dalam ajang bergengsi Jambore Daerah (Jamda) VIII Hizbul Wathan 2025 Tingkat Pengenal yang digelar di lapangan Japan, Babadan, Ponorogo, Jumat-Ahad (19-21/9/2025), regu pandu MTs Muda tampil luar biasa dengan menyabet Juara Umum.
Jamda VIII bukan sekadar perkemahan. Perhelatan akbar ini mempertemukan ribuan pandu Hizbul Wathan dari SMP/MTs Muhammadiyah se-eks Keresidenan Madiun. Suasana penuh semangat persaudaraan, sportivitas, dan pendidikan karakter mewarnai setiap kegiatan serta lomba yang disajikan.
Baca juga: Jambore Daerah HW Ponorogo Digelar, Ini Acara Kejutannya
Dalam kompetisi yang berlangsung ketat, regu MTs Muda menunjukkan kualitas terbaiknya. Dari total 19 cabang lomba yang dipertandingkan, mereka sukses menguasai semuanya.
Mulai dari cerdas cermat, pidato, MC, pentas seni, yel-yel, hasta karya, pionering, MTQ, pawai, hingga PBB, seluruhnya berhasil diraih dengan kemenangan membanggakan. Prestasi ini menjadikan MTs Muda tampil sebagai juara sejati dengan menyapu bersih seluruh perlombaan.
Tentu kemenangan spektakuler ini tidak datang begitu saja. Latihan serius, ikhtiar konsisten, doa yang tak pernah putus, serta dukungan penuh guru, pembina, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan.
“Juara umum ini adalah hasil kebersamaan. Anak-anak tidak hanya belajar untuk menang, tetapi juga ditempa menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia. Itulah tujuan sejati kepanduan Hizbul Wathan,” ungkap Farah Nor Ashikin, Pembina HW MTs Muda, dengan bangga.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa MTs Muhammadiyah 2 Jenangan tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam membina karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Muhammadiyah untuk terus berprestasi, mengharumkan nama sekolah, persyarikatan, Ponorogo, dan Karesidenan Madiun. (#)
Jurnalis Rihan Dwidarmawati Penyunting Mohammad Nurfatoni












