Feature

Madin Takmiliyah Muhammadiyah 1 Gayam Terdampak Gempa M 6,5, Dinding Dua Kelas Retak

20
×

Madin Takmiliyah Muhammadiyah 1 Gayam Terdampak Gempa M 6,5, Dinding Dua Kelas Retak

Sebarkan artikel ini
Madin Takmiliyah (MDT) Muhammadiyah 1 Gayam terdampak gempa M 6,5 Sumenep. Dua ruang kelas mengalami keretakan dinding yang parah. Santri sementara belajar di masjid terdekat
Kondisi salah satu ruang kelas MDT Muhammadiyah 1 Gayam yang dindingnya banyak mengalami keretakan usai diguncang gempa M 6,5 Sumenep (Tagar.co/Yudi Ansori)

Madin Takmiliyah (MDT) Muhammadiyah 1 Gayam terdampak gempa M 6,5 Sumenep. Dua ruang kelas mengalami keretakan dinding yang parah. Santri sementara belajar di masjid terdekat

Tagar.co – Salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gayam Kabupaten Sumenep terdampak gempa M 6,5 yang mengguncang wilayah Sumenep, Selasa (30/9/2029).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, BMKG menyebutkan, telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan: 6.5 SR, 50 km Tenggara Sumenep-Jatim. Waktu gempa: 30-Sep-25 23:49:43 WIB. Gempa ini terjadi pada koordinat 7,25 LS dan 114,22 BT dengan kedalaman 12 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami.

PCM Gayam yang berada di Pulau Sapudi memiliki 3 AUM dan 1 Amal Usaha Aisyiyah (AUA). Yaitu Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Muhammadiyah 1 Gayam, MDT Muhammadiyah 2 Gayam, SMA Muhammadiyah 4 Gayam, PAUD/TK ABA Siti Khotija Gayam.

Dinding MDT Muhammadiyah 1 Gayam mengalami keretakan memanjang, dari titik lantai hingga akhir atap (Tagar.co/Yudi Ansori)

Kelas IV dan VI Rusak Berat

Sekretaris PCM Gayam Yudi Ansori mengungkapkan, dari tiga AUM dan 1 AUA, salah satunya terdampak oleh bencana gempa bumi yang guncangannya sangat besar di Pulau Sapudi.

Baca Juga:  Peringatan Dini Mingguan Cuaca Jatim 26 Januari - 1 Februari 2026

“MDT Muhammadiyah 1 Gayam memiliki 6 ruang kelas dan 1 ruang guru. Semua ruang kelas mengalami kerusakan. Dan kerusakan yang cukup berat ada di kelas IV dan dan VI. Dindingnya mengalami retak yang memanjang dari bagian lantai hingga atap,” ungkap pria yang juga staf pengajar SMA Muhammadiyah 4 Gayam ini.

Yudi – sapaan akrabnya menjelaskan, sebanyak 64 santri MDT Muhammadiyah 1 Gayam kemarin masih diliburkan. Kondisi kelas mengkhawatirkan dan masih sering terjadi gempa susulan.

“Kegiatan belajar mengajar di MDT Muhammadiyah 1 Gayam biasanya berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Dan ada 7 orang guru yang mengabdi di MDT Muhammadiyah 1 Gayam ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, insyaallah hari ini santri MDT Muhammadiyah 1 Gayam mulai masuk kelas lagi. “Untuk ruang kelas yang rusak parah, sementara santri belajar di Masjid Suhade’ Tonjung yang lokasinya dekat atau berhadapan dengan MDT Muhammadiyah 1 Gayam,” paparnya. (#)

Jurnalis Sugiran.