
Tagar.co – Liburan juga bagian dari proses belajar. Itu yang dilakukan anak-anak Bimbel Shina Academy mengisi liburan ke Larizzo Kencong, Jember, Kamis (25/12/2025).
Tawa anak-anak mengalir di antara pepohonan, kolam renang, dan kandang satwa.
Shina Academy merupakan lembaga pembelajaran nonformal berlokasi di Jalan Imam Bonjol RT 1 RW 3, Dusun Tulus Rejo II, Desa Tempeh Lor, Lumajang.
Lembaga ini diasuh Umi Fauzia Yuniarsih, pendidik yang juga penulis.
“Liburan kali ini kami ajak ke Larizzo Kencong, karena di sini anak-anak bisa belajar sambil berwisata,” ujar Umi Fauzia.
Di pintu masuk kawasan kolam renang, anak-anak dikenalkan dengan berbagai hewan. Ada ular piton, iguana, dan jenis reptil lainnya.
Mereka juga melihat kera, ayam hutan, burung hantu, rusa, hingga penangkaran burung merak.
“Acara ini mengenalkan keragaman hewan di Indonesia. Di sini bisa liburan dengan gembira sekaligus belajar,” tuturnya.
Menurut Umi Fauzia, pengenalan satwa sejak dini penting untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan.
Shina Academy melayani pembelajaran di luar sekolah formal. Mulai dari belajar mengaji dengan metode Ummi, belajar membaca, menulis, dan berhitung bagi anak-anak TK hingga sekolah dasar.
Lembaga ini juga memberikan pendampingan belajar bagi siswa yang sedang mempersiapkan ujian sekolah.
“Saat ini ada 15 murid yang setiap hari kami bimbing,” kata Umi Fauzia.
Shina Academy didirikan tahun 2023.”Pada awal berdiri muridnya hanya tiga anak yang terus dibimbing,” ucapnya.
Perkembangan itu, menurutnya, tidak lepas dari peran para wali murid. Kerja sama dengan orang tua menjadi kunci penting.
“Kerja sama dengan wali murid itu sangat penting. Ibu-ibu wali murid inilah yang menjadi corong promosi Shina Academy, mengajak tetangga kanan kirinya untuk menitipkan anak belajar di sini,” tuturnya.
Wali murid Yeti Utafiyah, ibu dari Nabil, mengatakan, Shina Academy ini bimbel yang sangat membantu belajar anak.
”Anak saya sekarang sudah bisa mengaji, membaca. Perkembangannya luar biasa,” ucap Yeti.
Menurutnya, keunggulan Shina Academy pada pelajaran umum, pembinaan karakter dan keagamaan.
“Anak-anak juga menghafal hadis dan doa-doa,” katanya.
Ia berharap, ke depan Shina Academy semakin berkembang, semakin banyak anak yang belajar, dan semakin dipercaya masyarakat.
Jurnalis Kuswantoro Penyunting Sugeng Purwanto













