
Tagar.co – Langkah praktis menjaga istikamah beribadah selepas Ramadan diulas dalam kajian yang diadakan Organisasi Rohani Islam (Rohis) SMA Kabupaten Pacitan, Sabtu (28/3/2026).
Kajian berlangsung di Masjid Agung Darul Falah Pacitan dihadiri para pelajar se kabupaten. Menghadirkan pembicara Ustaz Adhi Kuncoro
Dalam ceramahnya Ustaz Adhi Kuncoro menekankan pentingnya menjaga istikamah setelah Ramadan. Istikamah, kata dia, merupakan konsistensi dalam menjaga ibadah dan kebaikan yang telah dibangun selama bulan suci.
Menurut dia, tanda diterimanya amal seseorang terlihat dari kemampuannya mempertahankan kebaikan secara berkelanjutan, meningkatnya ketakwaan, serta kemudahan dalam melakukan ketaatan berikutnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap rendah hati dalam beribadah.
Lantas dia membagikan langkah praktis menjaga istikamah beribadah sesudah Ramadan, seperti memperkuat niat dan doa, melanjutkan puasa sunnah Syawal dan Senin-Kamis, menjaga salat wajib dan sunnah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, serta membangun lingkungan pergaulan yang positif.
Ustaz Adhi menuturkan, langkah sederhana menjaga ibadah adalah rutin melakukan. ”Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit,” tutur Ustaz Adhi.
Apresiasi
Ketua Panitia, Tegar Juang Gemilang, menjelaskan, kajian ini adalah kegiatan besar pertama Rohis SMA Pacitan. Dia bersyukur antusiasme peserta bisa menjadi energi untuk terus bergerak dan berkembang.
Kajian bertajuk Istikamah After Ramadan ini, sambung dia, merupakan bagian dari program kerja Rohis SMA Kabupaten Pacitan masa bakti 2025-2026.
Tujuannya meningkatkan pemahaman keislaman dan memperkuat ukhuah islamiah serta membentuk karakter pelajar yang beriman dan berakhlak mulia.
”Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempertemukan perwakilan Rohis dari berbagai SMA di Pacitan. Ke depan, forum ini direncanakan berlanjut dalam bentuk musyawarah guna merumuskan arah pengembangan Rohis secara lebih terstruktur dan kolaboratif,” katanya.
Peserta merupakan utusan setiap dari SMA, SMK, dan MAN. Ada yang mengirimkan tiga hingga lima pelajar tiap sekolah. Luasnya wilayah Pacitan menjadi kendala sehingga sekolah yang jauh dari ibu kota kabupaten bisa hadir.
Pembina Rohis SMA Kabupaten Pacitan, Sitta Muflihah, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini.
Dia mengatakan, Rohis sebagai wadah penting bagi pelajar untuk membangun kebersamaan dan kolaborasi.
”Di Pacitan sudah terbentuk komunitas Rohis SMA sebagai ruang berkumpul antar sekolah. Harapannya, ini bisa memperkuat ukhuah dan sinergi ke depan,” katanya.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak, di antaranya Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Abdul Hamid Aminudin, serta takmir Masjid Agung Darul Falah Pacitan, Ustaz Andri.
Ustaz Andri menyampaikan, takmir masjid membuka peluang pemanfaatan fasilitas, termasuk ruang yang dapat digunakan sebagai sekretariat Rohis.
Rohis SMA Kabupaten Pacitan periode 2025-2026 dikukuhkan pada 9 Oktober 2025 di Aula Kementerian Agama.
Pengurusnya terdiri:
- Ketua Umum: Achmad Hafizd Alfareza (SMA Muhammadiyah)
- Wakil Ketua: Zulfikar Rifa’i (SMAN 1 Pacitan)
- Sekretaris: Uzma Hanifah Anshor (SMAN 1 Pacitan)
- Wakil Sekretaris: Rahima Askana Ratifa Imani (SMAN Punung)
- Bendahara: Dwi Novita Sari (SMA Muhammadiyah)
- Wakil Bendahara: Dechvino Galih Ristanto (SMAN 1 Tegalombo)
- Bidang Konten Digital dan Media: Nafisa Zulaikha Alkhanza (SMAN Punung), Tegar Juang Gemilang (SMAN 1 Ngadirojo)
- Bidang Dakwah: Brilliant Nadhif Prayitno (SMAN 2 Pacitan) (#)
Jurnalis Zulfikar Rifa’i, M. Saifullah Penyunting Sugeng Purwanto












