Feature

Lada Ajaib Bikin Siswa SD Muri Takjub Belajar Sains

790
×

Lada Ajaib Bikin Siswa SD Muri Takjub Belajar Sains

Sebarkan artikel ini
Anak-anak kelas I dan II belajar melalui percobaan sederhana yang melatih kerja sama, observasi, dan berpikir kritis. Belajar sains pun terasa semakin menyenangkan! (Mila Shopia/Tagar.co)

Eksperimen sederhana bertajuk “Lada Ajaib” membuat siswa kelas I dan II SD Muri riuh oleh tawa dan rasa penasaran. Mereka belajar konsep sains dasar melalui pengalaman langsung yang seru dan mudah dipahami.

Tagar.co – Suasana lapangan SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri) Gresik, Jawa Timur, pada Kamis (13/11/2025) tampak berbeda. Rasa penasaran memeriahkan pagi itu ketika siswa kelas I dan II mengikuti kegiatan Sains Proyek bertajuk Lada Ajaib—sebuah eksperimen sederhana yang mengajarkan sains dengan cara seru dan interaktif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik yang dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, dan semangat belajar sains sejak dini.

Baca juga: Siswa SD Muri Seru-seruan dengan Eksperimen Balon Air

Dengan alat sederhana seperti air, lada, dan sabun cair, anak-anak diajak mengamati bagaimana “ajaibnya” reaksi yang muncul saat sabun menyentuh permukaan air yang ditaburi lada.

Belajar Sains dengan Cara Menyenangkan

Para guru mendampingi siswa dengan sabar dan penuh antusias. Momen ketika butiran lada yang semula diam tiba-tiba bergerak menjauh saat disentuh jari yang telah diolesi sabun disambut sorak gembira anak-anak.

Baca Juga:  SD Muri Belajar ke SDMM: Gali Program Unggulan dan Penguatan Mutu Sekolah

“Wah, ladanya lari!” seru Fauzan Alfahrezi Hibrizi, siswa kelas II, dengan mata berbinar. Celotehnya langsung disambut tawa teman-teman di sekelilingnya.

Guru kelas I, Dita Rahmania, S.Pd., menjelaskan bahwa eksperimen ini dirancang untuk mengenalkan konsep ilmiah secara sederhana dan menyenangkan.

“Anak-anak belajar konsep dasar seperti gaya dorong dan tegangan permukaan air, tetapi melalui aktivitas yang mudah dipahami dan membuat mereka terlibat langsung,” ujarnya.

Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu dan Percaya Diri

Tak hanya melatih kemampuan observasi dan berpikir logis, eksperimen Lada Ajaib juga menjadi ruang bagi siswa untuk membangun kepercayaan diri. Mereka berani mencoba, bertanya, hingga menyampaikan hasil pengamatannya di depan teman-teman.

Guru kelas II, Fina Vaiqotul Himmah, S.Pd., menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini untuk menanamkan karakter ilmiah sejak dini.

“Kami ingin anak-anak terbiasa bereksperimen dan tidak takut mencoba hal baru. Dari kebiasaan inilah tumbuh generasi yang kritis, kreatif, dan percaya diri,” jelasnya.

Mencetak Ilmuwan Cilik Muhammadiyah

Kepala SD Muhammadiyah 1 Kebomas, Riza Agustina Wahyu Setyawati, M.Pd., mengapresiasi kreativitas para guru serta antusiasme siswa dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Dari Barisan Rapi ke Mimpi Tinggi: Semangat Pemuda Berkobar di SD Muri

“Melalui Sains Proyek ini, kami berharap lahir bibit-bibit ilmuwan cilik Muhammadiyah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu melihat kebesaran ciptaan Allah melalui ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Kegiatan Lada Ajaib menjadi bukti bahwa belajar sains tidak harus rumit. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan penuh makna, siswa SD Muri belajar memahami fenomena di sekitar mereka dengan rasa takjub dan gembira—sebuah langkah kecil menuju generasi pembelajar yang berkarakter dan berdaya saing.

Jurnalis Dinda Sufi Ila Rahadatil ‘Aisy Penyunting Mohammad Nurfatoni