
Kopdargab IV Bikersmu Jawa Timur akan berlangsung akhir pekan, Sabtu-Ahad, 26–27 Juli 2025. Touring dakwah dari Glagaharum ke Air Terjun Tumpak Sewu.
Tagar.co – Gazebo di tengah rindangnya Bumi Perkemahan Glagah Arum, Senduro, menjadi tempat berkumpulnya para pengurus Bikersmu Lumajang, Sabtu (19/7/2025) sore.
Hari itu menggelar rapat finalisasi acara Kopdargab IV Bikersmu Korwil Jawa Timur. Rapat dimulai pukul 16.00 WIB dan berlangsung hingga Magrib. Ditutup dengan salat berjamaah di gazebo tersebut.
Dalam suasana yang perbinangan hangat, seluruh aspek teknis hingga ruh acara dibahas tuntas. Kegiatan akbar Kopi Darat Gabungan IV Bikersmu Jawa Timur ini berlangsung akhir pekan, Sabtu-Ahad, 26–27 Juli 2025. Jumlah peserta ratusan orang dari berbagai daerah.
”Kita membawa nama besar Muhammadiyah, Bikersmu, dan Pemda Lumajang. Ini tidak main-main. Jangan sampai memalukan. Harus sukses,” kata Nugroho Dwi Atmoko, Ketua Chapter Bikersmu Lumajang saat memimpin rapat.
Ia juga menyampaikan, lima orang pengurus Bikersmu Pusat dari Yogyakarta akan hadir dengan mengendarai sepeda motor langsung dari Yogya menuju lokasi perkemahan di Senduro.
”Mereka ingin membawa semangat perjuangan, bukan sekadar hadir,” ujarnya penuh semangat.
Nugroho menambahkan, seluruh perlengkapan sudah siap. Dua tenda besar dari BPBD menjadi tenda utama, ditambah tenda-tenda kecil berdiri di halaman bumi perkemahan.
Peserta yang telah membayar SWP langsung mendapatkan barcode sebagai tanda resmi keikutsertaan.
Semua peserta terdata melalui aplikasi khusus yang telah disiapkan panitia. Bahkan pendaftaran mendadak tetap bisa dilakukan di lokasi dengan pembayaran secara tunai. Setiap peserta menerima gelang, kaus, serta cenderamata.
Susunan Acara
Ia juga menyampaikan, sambutan hangat untuk peserta dimulai sejak awal kedatangan Bumi Perkemahan Glagah Arum. Panitia menyiapkan welcome drink berupa susu khas Senduro untuk menghangatkan tubuh.
Setelah Magrib, makan malam disajikan berupa nasi bungkus. Malam harinya, peserta diajak menyaksikan film dokumenter erupsi Gunung Semeru. Sebuah tontonan yang menggugah dan sarat makna kebencanaan.
“Untuk menjaga kehangatan peserta, Lazismu Lumajang juga menyiapkan 250 porsi bakso. Kita ingin peserta nyaman dan tetap semangat,” kata Nugroho.
Rute touring city dari bumi perkemahan Glagah Arum menuju Air Terjun Tumpak Sewu, Pronojiwo, telah dipastikan aman dan sesuai dengan skema perjalanan yang telah ditetapkan.
”Tinggal koordinasi dengan Pimpinan Cabang Pronojiwo. Insyaallah, Selasa kami sowan ke PCM Pronojiwo,” ujar Nugroho.
Ia menegaskan bahwa perjalanan ini bukan hanya sekadar perjalanan motor, tapi juga bagian dari dakwah Muhammadiyah. “Kami ingin syiar ini bisa dilihat oleh masyarakat luas,” ucapnya mantap.
Ia menyebutkan, kegiatan ini juga akan diisi kajian keislaman yang menghadirkan Ustaz Suharyo dan Ustaz Zainul. Sementara imam salat dipimpin oleh Ustaz Hasan Ali Mansur dan Angger Janata Naim.
Panitia, menurut Nugroho, berkomitmen memastikan segala persiapan berjalan rapi. Dari logistik, konsumsi, hingga pencatatan data peserta semuanya disiapkan secara detail.
“Cenderamata juga kami pastikan tepat sasaran, sesuai rencana. Kami tidak ingin ada yang terlewat,” pungkasnya.
Kegiatan ini bukan hanya soal kemah. Ia adalah ajang mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi antar-lembaga, dan menanamkan nilai kebersamaan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Semua pihak berharap, Kopdargab ini menjadi momentum menguatkan tali silaturahmi dan memperkuat identitas Bikersmu sebagai komunitas motoris yang santun, beriman, dan peduli. Lebih dari sekadar turing, inilah jalan dakwah yang digerakkan lewat roda dua.
Dan di bawah kaki Semeru yang sunyi, segenap rencana itu sedang dirangkai dengan hati. Tinggal menghitung hari menuju denting gas, deru mesin, dan gema takbir yang berpadu dalam pelukan bumi Lumajang. (#)
Jurnalis Kuswantoro Penyunting Sugeng Purwanto












