
Mengobarkan semangat perjuangan di Hari Pahlawan bisa dengan segala cara, salah satunya dengan drama kolosal. Inilah yang dilakukan Spemdalas dalam menyalakan semangat juang itu
Tagar.co – Sport center SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik, Senin (10/11/2025) 2025 dipenuhi suasana haru dan semangat perjuangan. Di bawah naungan langit yang sedikit mendung, puluhan siswa menampilkan drama kolosal yang langsung disaksikan oleh siswa dan guru.
Setelah pelaksanaan upacara memperingati Hari Pahlawan, siswa menampilkan drama kolosal bertema perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Penampilan yang megah dan penuh penghayatan ini menjadi puncak acara yang paling ditunggu oleh seluruh peserta upacara.
Pelatih drama kolosal Bambang Hermanto, S.Pd. mengatakan pementasan tersebut menceritakan peristiwa heroik perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan setelah Proklamasi 17 Agustus 1945.
“Drama ini menggambarkan semangat juang, persatuan, dan pengorbanan para pahlawan yang tidak kenal menyerah demi mempertahankan kemerdekaan. Kami ingin menanamkan nilai-nilai itu dalam diri siswa Spemdalas,” ungkap guru seni budaya ini.

Dia menuturklan bahwa persiapan drama kolosal ini dilakukan selama dua minggu, dengan latihan intensif setiap hari pada minggu terakhir menjelang hari H.
“Anak-anak berlatih dengan penuh semangat meski harus mengorbankan waktu istirahat. Mereka punya motivasi tinggi untuk menampilkan yang terbaik di Hari Pahlawan,” ujarnya bangga.
Pementasan ini melibatkan puluhan siswa dari kelas VII-IX yang berperan sebagai pejuang, rakyat, dan penjajah.
Dengan kostum dan properti sederhana, para pemain mampu menghadirkan suasana perjuangan yang hidup dan menggetarkan hati. Setiap adegan menggambarkan keberanian para pahlawan dalam melawan penjajahan demi mempertahankan kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata.
Salah satu pemain, Aisya Shahnaz, siswi kelas 8 Erbium, mengaku bangga bisa terlibat dalam drama tersebut.
“Saya berperan sebagai warga, awalnya saya gugup, tapi setelah latihan terus-menerus, saya jadi percaya diri. Lewat drama ini saya belajar arti perjuangan dan semangat pantang menyerah para pahlawan,” tutur Shahnaz dengan senyum bangga.
Melalui drama kolosal ini, Spemdalas tidak hanya memperingati Hari Pahlawan dengan khidmat, tetapi juga menanamkan nilai nasionalisme, semangat juang, dan rasa syukur atas kemerdekaan kepada siswa. Pementasan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan harus dilanjutkan oleh generasi muda melalui prestasi, kedisiplinan, dan perbuatan baik bagi bangsa dan agama. (#)
Jurnalis Ria Rizaniyah. Penyunting Ichwan Arif.












