Feature

Arab Saudi Memodernkan Fasilitas Haji di Mina dan Arafah: Dari 5.600 Toilet Baru hingga Tanam 20.000 Pohon

712
×

Arab Saudi Memodernkan Fasilitas Haji di Mina dan Arafah: Dari 5.600 Toilet Baru hingga Tanam 20.000 Pohon

Sebarkan artikel ini
Arab Saudi memperbarui kawasan suci jelang Haji 2025 dengan fasilitas modern: rumah sakit darurat, toilet dua lantai, kipas kabut, pusat gawat darurat, dan ribuan pohon untuk kenyamanan jemaah.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah (kedua dari kiri) saat melakukan inspeksi (Foto Saudi Gazette)

Arab Saudi memperbarui kawasan suci jelang Haji 2025 dengan fasilitas modern: rumah sakit darurat, toilet dua lantai, kipas kabut, pusat gawat darurat, dan ribuan pohon untuk kenyamanan jemaah.

Tagar.co — Menjelang dimulainya musim haji tahun ini, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah titik penting di kawasan Tanah Suci. Kunjungan ini merupakan bagian dari arahan pimpinan kerajaan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal demi menyambut jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia.

Dikutip dari Saudi Gazette, dalam kunjungannya, Dr. Al-Rabiah meninjau kesiapan Menara Kadana Al-Wadi di Mina, yang disebut sebagai simbol transformasi baru dalam penyediaan akomodasi jemaah. Menara tersebut menjadi bagian dari proyek ambisius yang diinisiasi oleh Kadana Development Company guna meningkatkan kualitas lingkungan dan layanan di kawasan suci.

Baca juga: Demi Jemaah Haji, Saudi Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Air Bersih tanpa Putus

Berbagai proyek baru yang dijadwalkan mulai beroperasi tahun ini juga turut menjadi perhatian sang menteri. Salah satunya adalah pembangunan rumah sakit darurat berkapasitas 200 tempat tidur di Mina. Selain itu, 71 pusat darurat baru akan dibangun di sepanjang jalur pejalan kaki di kawasan suci guna memperkuat layanan tanggap darurat.

Baca Juga:  Korupsi Kuota Haji: Kejahatan Jabatan Merusak Hak Rakyat

Tak hanya fokus pada layanan kesehatan, proyek lainnya mencakup peningkatan kenyamanan jemaah melalui pembangunan sistem peneduh dan pendingin di sekitar Masjid Namirah. Area seluas 85.000 meter persegi akan dilengkapi dengan 320 kanopi dan 350 kipas kabut.

Sementara itu, fase pertama renovasi sistem toilet di Mina juga telah selesai, menggantikan 2.116 toilet lama dengan 61 kompleks toilet modern dua lantai yang menyediakan lebih dari 5.600 fasilitas sanitasi.

Upaya lain yang tak kalah penting adalah pelaksanaan Green Sites Project, yang selaras dengan Saudi Green Initiative. Sebanyak 20.000 pohon ditanam di atas lahan seluas 290.000 meter persegi untuk memperluas ruang hijau dan menurunkan suhu di kawasan suci, memberikan kenyamanan tambahan bagi jemaah.

Inspeksi ini berlangsung dalam koordinasi lintas lembaga pemerintah, seperti Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Kawasan Suci serta Perusahaan Pengembangan Kadana sebagai pengembang utama. Seluruh pihak berupaya memastikan kesiapan menyeluruh sebelum rangkaian ibadah haji dimulai, demi menghadirkan pengalaman spiritual dan organisasi terbaik bagi para tamu Allah.

Baca Juga:  Saatnya Tata Kelola Haji Berkelas Dunia: Integritas, Digital, dan Spiritual

Kementerian Haji dan Umrah juga mengumumkan bahwa lebih dari 600.000 jemaah telah tiba di Arab Saudi melalui jalur darat, udara, dan laut. Angka tersebut mewakili sekitar 42 persen dari total kuota visa haji tahun ini, mencerminkan percepatan kedatangan jemaah dari luar negeri.

Pihak berwenang terus mengintensifkan persiapan untuk menjamin pelaksanaan ibadah haji yang tertib, aman, dan berkesan. Dengan dukungan infrastruktur canggih dan sistem layanan terintegrasi, Kerajaan Arab Saudi menegaskan kembali komitmennya dalam melayani jemaah yang datang ke Tanah Suci. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni