
LSBO Muhammadiyah Jatim menggelar Anugerah Seni Budaya Muhammadiyah. Sebanyak 77 orang menjadi nominasi menerima penghargaan.
Tagar.co – 77 seniman dinominasikan menerima Anugerah Seni Budaya Muhammadiyah Jatim. Penyerahan penghargaan diberikan dalam acara yang digelar Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PWM Jawa Timur di Smamda Tower Jl. Pucang Adi Surabaya, Ahad (22/12/2024).
Hal itu disampaikan Koordinator Acara Anugerah Seni Budaya Muhammadiyah Jawa Timur, Nu’man Suhadi, dihubungi Jumat (20/12/2024).
Dia menjelaskan, panitia telah melaksanakan rapat koordinasi pada hari Kamis, 19 Desember 2024 pukul 13:00 di Smamda Surabaya. Agendanya mematangkan teknis acara Anugerah Seni Budaya Muhammadiyah Jawa Timur.
Dia menambahkan, acara itu juga akan meresmikan berdirinya komunitas ArtMu Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) 2024 dan pentas seni.
Sebanyak 77 seniman nominator itu usulan dari daerah. Bakal diseleksi sepuluh seniman untuk menerima anugerah itu. Mereka terdiri sepuluh kategori yaitu sastrawan, teater, perupa, film, tari, musik, guru berprestasi, pembina, seni budaya, dan musik tradisional.
Dia menerangkan, usai rapat langsung cek lokasi gedung Smamda Tower tempat acara sekaligus membahas rundown acara, undangan VVIP, daftar undangan se-Jawa Timur, dan perlengkapan.
”Gladi bersih acara diadakan Sabtu, 21 Desember 2024 pukul 15:00 WIB,” ujarnya. Pelaksanaan gladi bersih mengundang semua pengisi acara.

”Acara ini merupakan dakwah kultural Muhammadiyah,” tambahnya. ”Tujuannya memberikan penghargaan kepada seniman dan kader Muhammadiyah dan komunitas yang berprestasi dalam seni budaya. Acara ini sekaligus menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas seni dari kader Muhammadiyah,” sambungnya.
Dia menyampaikan, semua pimpinan LSBO Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dilibatkan di acara ini. Sekaligus mengintegrasikan agenda seni dan budaya ke dalam dakwah Islam.
Ketua Panitia Denny Mizhar menambahkan, melalui pendekatan kultural ini harapannya Muhammadiyah dapat menjawab tantangan zaman sekaligus ikut memperkaya kebudayaan khas Muhammadiyah yang mencerahkan tetapi tetap melestarian budaya lokal yang sejalan dengan nilai-nilai Islam.
Menurut dia, seni dan budaya bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga alat yang efektif untuk menyampaikan pesan moral, spiritual, dan sosial kepada masyarakat.
Jurnalis Ahmad Mahmudi Penyunting Sugeng Purwanto












