Panduan

5,56 Miliar Penduduk Dunia Terhubung ke Internet: Data Terbaru We Are Social Tahun 2025

5466
×

5,56 Miliar Penduduk Dunia Terhubung ke Internet: Data Terbaru We Are Social Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi AI

Pada 2025, sebanyak 5,56 miliar orang telah terhubung ke internet, tapi 2,63 miliar masih belum bisa mengaksesnya.

Tagar.co – Data terbaru dari Special Report Digital 2025 yang dirilis Wa Are Social dan Meltwater pada 5 Februari 2025, menunjukkan bahwa pada awal tahun ini, jumlah pengguna internet di dunia telah mencapai 5,56 miliar orang.

Jumlah setara dengan 67,9 persen dari total populasi global. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 136 juta orang (+2,5 persen) dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, berdasarklan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) jumlah penduduk dunia saat ini mencapai 8,2 miliar orang, dengan 4,8 miliar di antaranya (58,1 persen) tinggal di perkotaan dan 3,4 miliar lainnya masih menetap di daerah pedesaan.

Meski jumlah pengguna internet terus bertambah, masih ada 2,63 miliar orang yang belum memiliki akses ke dunia digital. Kesenjangan ini terutama terjadi di negara berkembang dan daerah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur serta biaya akses yang tinggi.

Selain itu, penggunaan telepon seluler juga terus meningkat. Saat ini, 5,78 miliar orang (70,5 persen dari populasi global) menggunakan ponsel, dengan 87 persen di antaranya merupakan pengguna smartphone.

Dalam dunia digital, media sosial juga mengalami lonjakan pengguna. Hingga awal 2025, terdapat 5,24 miliar identitas pengguna media sosial, atau 63,9 persen dari populasi dunia. Namun, angka ini belum tentu merepresentasikan individu yang unik, karena satu orang bisa memiliki lebih dari satu akun.

Kesenjangan digital menjadi tantangan besar di era teknologi ini. Pemerintah dan sektor swasta perlu bekerja sama untuk memperluas akses internet, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan dan negara berkembang, guna memastikan semua orang dapat merasakan manfaat dari konektivitas global.

Dengan terus berkembangnya dunia digital, pertanyaannya kini bukan hanya siapa yang memiliki akses internet, tetapi bagaimana memastikan seluruh penduduk dunia bisa memanfaatkannya secara merata dan inklusif. (#)

Mohammad Nurfatoni